Skip to main content

Tempat Pinjam Uang Pribadi

Tempat Pinjam Uang Pribadi
No ratings yet.

Tempat Pinjam Uang Pribadi

Tempat Pinjam Uang PribadiSetiap manusia tentunya memiliki kebutuhannya masing-masing, sesuai dengan kehidupannya sehari-hari. Namun melihat perkembangan jaman yang ada saat ini membuat kebutuhan manusia menjadi semakin meningkat. Apalagi jika tidak didukung dengan sisi keuangan yang memadai tentunya segala kebutuhan hidup tidak bisa tercukupi.

Terkadang untuk mengatasi permasalahan tersebut, banyak orang yang akhirnya mengambil jalan pintas dengan melakukan pinjaman pribadi dalam rangka pemenuhan kebutuhan di tempat pinjam uang pribadi. Akan tetapi manfaat pinjaman disini tak hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup saja, namun anda bisa juga memanfaatkannya untuk hal-hal yang lebih produktif. Dan pada artikel kali ini akan dibahas mengenai tempat pinjam uang pribadi serta berbagai hal yang berkaitan dengan proses pengajuan pinjaman pribadi.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengajukan Pinjaman Pribadi

Sebelum anda benar-benar memutuskan langkah untuk mengajukan pinjaman pribadi, baik bank maupun  non bank. Maka ada beberapa hal yang harus anda filter sehingga pinjaman yang anda ajukan tersebut bisa tepat sasaran.

1.      Kriteria Kelayakan Kredit Pribadi

Mengajukan pinjaman dana tunai pribadi memiliki persayaratan yang cukup ketat. Dan untuk bisa disetujui, sebagai calon peminjam, anda harus bisa memenuhi persyaratan-persyaratan yang diajukan, antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimum55 tahun saat kredit lunas
  • Status merupakan karyawan tetap/professional dengan minimal masa kerja 1 tahun
  • Memiliki penghasilan per bulan minimal Rp 2.500.000

Selain itu, pihak peminjam juga diberikan syarat-syarat khusus sesuai dengan kebijakan dari lembaga tersebut. Dan dari segala persyaratan-persyaratan yang diajukan, anda harus benar-benar memahaminya. Jika memang ada yang terlihat janggal, akan lebih baik segera tanayakan kepada petugas.

2.      Pastikan Besar Bunga Pinjaman

Sebagai calon nasabah, pastinya anda harus teliti dan paham tentang bunga pinjaman yang akan dibebankan kepada anda. Terkadang banyak kasus dimana nasabah tidak memastikan terkait bunga pinjaman di awal pengajuan, sehingga pada saat akhir periode terjadi kesalahpahaman bahkan kerugian. Untuk itu sebelum mengajukan pinjaman pastikan anda sudah mengetahui dan paham dengan besar bunga pinjaman yang diberikan. Perlu juga untuk anda ketahui jika semakin banyak nilai pinjaman yang anda ajukan maka akan semakin besar pula bunga yang dibebankan.

3.      Usahakan Untuk Tidak Meminjam Ke Rentenir

Saat ini ada banyak lembaga keuangan baik bank maupun non bank yang menyediakan pinjaman  pribadi yang dapat anda pilih. Namun sebelum anda mengajukan pinjaman akan lebih baik untuk mengecek tentang latar belakang dari lembaga tersebut. Jangan melanjutkan jika anda menemukan lembaga keuangan yang tidak memberikan informasi mengenai besar bunga di awal perjanjian. Sistemnya dapat mengarah seperti pinjaman kepada rentenir yang kemudian menarik bunga yang lebih tinggi secara tiba-tiba saat berjalnnya pinjaman.

4.      Denda Keterlambatan Pembayaran

Jika peminjam gagal untuk melunasi pinjaman tepat waktu, maka nantinya peminjam bisa dikenakan denda untuk keterlambatan pembayaran. Selain itu, ada 2 kemungkinan lainnya yang bisa terjadi. Pertama kreditur mempunyai hak untuk mengambil langkah hukum terhadap peminjam. Dan yang kedua, pihak bank dapat mengurangi saldo kredit yang ada di dalam rekening bank, jika anda meminjam di bank yang sama seperti rekening anda sehingga dapat mengimbangi jumlah hutan yang ada di pinjaman anda. Jika peminjam mengajukan permohonan pinjaman dengan adanya jaminan, maka pihak bank akan menyita aset yang sudah ditetapkan sebagai jaminan tersebut.

Jenis Tempat Pinjam Uang Pribadi

Di Indonesia, ada 2 jenis pinjaman dana tunai yang dapat diambil oleh masyarakat umum untuk pinjaman pribadi, yaitu:

1.      Kredit Dengan Agunan

Jenis pinjaman ini merupakan pinjaman dengan jaminan aset, semisal rumah, mobil, dan lainnya sebagai bentuk keamanan atas pinjaman yang diajukan ke bank. Dengan demikian, biaya pinjaman akan jaug lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis pinjaman tanpa jaminan. Namun bagi peminjam, harus diperhatikan dengan benar terhadap kemampuan keuangan yang dimilikinya karena terdapat resiko penyitaan aset-aset yang dijadikan jaminan jika sampai gagal melunasi pinjaman.  Sebelum mengajukan pinjaman kredit dengan agunan, ada baiknya jika anda mengetahui tentang kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pinjaman ini.

Kelebihan Kredit Dengan Agunan:

  • Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh jenis pinjaman dengan agunan ini adalah limit kredit yang tinggi. mengapa? Karena pinjaman ini membutuhkan jaminan sebagai syarat pengajuan pinjaman. Sehingga resiko bank untuk mengalami kerugian akibat nasabah yang gagal saat membayar lebih kecil dibandingkan dengan Kredit Tanpa Agunan
  • Masa tenor yang diberikan juga lebih panjang, bahkan bisa lebih dari 5 tahun. Hal ini sebanding dengan limit pinjaman yang tinggi sehingga kemungkinan untuk kemampuan pembayaran hutang juga akan semakin panjang.
  • Pemakaian kredit dengan agunan ini juga lebih fleksibel karena bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan nasabah.

Kekurangan Kredit Dengan Agunan:

  • Salah satu kekurangan utama yang dimiliki oleh pinjaman ini adalah saat nasabah tidak memiliki aset untuk dijadikan jaminan, maka nasabah tidak bisa mengajukan pinjaman. Jika anda tidak mempunyai aset atau barang berharga sebagai jaminan, maka akan lebih baik untuk anda mengambil Kredit Tanpa Agunan
  • Terdapat resiko dimana nasabah bisa terancam kehilangan aset karea disita oleh pihak bank saat gagal membayar pinjaman. Jika anda tidak ingin mengalami hal ini, maka yang harus anda lakukan adalah dengan memanage keuangan dan dana pinjaman dengan sebaik mungkin. Sehingga tidak ada hutang yang menumpuk dan tertunggak
  • Karena membutuhkan jaminan, maka proses pengajuan pinjaman bisa jauh lebih lama dibandingkan Kredit Tanpa Agunan. Dikarenakan pihak bank membutuhkan waktu menganalisa dan menilai apakah aset yang diajukan sesuai dengan nilai pinjaman yang diajukan. Jika belum, biasanya pihak bank akan meminta nasabah untuk mengajukan aset lainnya hingga nilainya dianggap sesuai dengan pinjaman yang diajukan.

2.      Kredit Tanpa Agunan

Jenis pinjaman ini merupakan pinjaman yang tidak disertai dengan jaminan atau agunan. Biasanya pinjaman tanpa jaminan ini agak lebih sulit didapatkan dikarenakan peminjam tidak perlu memberikan aset yang dimiliki sebagai jaminan. Karena itulah calon peminjam perlu meyakinkan penyedia pinjaman tentang kemampuan finansial ataupun kelayakan kredit yang dimiliki. Hal ini untuk memastikan jika peminjam bisa membayar kembali pinjaman yang sudah diajukan.

Selain itu biaya pada pinjaman tanpa agunan ini lebih tinggi dibandingkan kredit agunan karena resiko besar yang dihadapi oleh kreditur dalam memberikan pinjaman. Meskipun peminjam tidak memberikan aset sebagai syarat pengajuan pinjaman, penyedia pinjaman masih dapat mengambil tindakan hukum saat peminjam tidak dapat mengembalikan pinjaman dengan menyita aset-aset yang dimiliki peminjam untuk memulihkan kerugian. Produk KTA ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum anda mengajukan pinjaman

Kelebihan KTA:

  • Pinjaman KTA tentunya lebih praktis karena tidak membutuhkan jaminan untuk diajukan dalam pinjaman. Dengan tidak ada jaminan, pihak bank berusaha menanamkan kepercayaan kepada para nasabah untuk bisa mengelola dana pinjaman yang diberikan dengan baik. Bisa digunakan untuk modal maupun kebutuhan penting lainnya. Sehingga produk KTA memungkinkan bagi anda untuk tetap bisa memanfaatkan barang maupun aset yang anda miliki untuk keperluan lainnya. Namun meskipun tanpa jaminan, perlu diperhatikan jika nasabah tetap wajib dan tertib dalam membayar cicilan pinjaman sesuai dengan waktu yang ditentukan. Semakin tepat waktu anda dalam membayar pinjaman, maka akan kemungkinan besar jika anda bisa mengajukan pinjaman di lain waktu dengan lebih mudah.
  • Pinjaman KTA sangat fleksibel karena bisa digunakan untuk berbagai tujuan penggunaan. Nasabah diberikan kebebasan untuk menggunakan dana pinjaman untuk kebutuhan apapun, bahkan yang bersifat konsumtif sekalipun. Hanya saja sangat disarankan untuk tetap menggunakan dana pinjaman dalam batas-batas yang sudah dipahami sehingga tidak timbul masalah kredit macet.
  • Proses pengajuan KTA dikenal dengan prosedur yang cepat dan mudah, berbeda dengan pengajuan konvensional maupun pinjaman dengan jaminan. Bahkan kini sudah banyak lembaga perbankan yang menawarkan fasilitas online untuk mengajukan pinjaman sehingga nasabah bisa mengajukan pinjaman kanapun dalam waktu singkat.
  • Tak hanya proses pengajuan yang cepat, proses pencairan dana juga sangat cepat. Biasanya nasabah hanya perlu menunggu kurang lebih 7 hari kerja untuk bisa mencairkan dana pinjaman setelah disetujui. Tentu saja ini akan sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan dana mendesak.

Kekurangan KTA:

  • Suku bunga yang dimiliki pinjaman KTA terbilang cukup tinggi dibandingkan pinjaman kredit dengan jamian. Dapat dikatakan ini sebagai konsekuensi dari pengganti jaminan. Kelemahan yang satu ini memang masih bisa ditoleransi dan tidak terlalu memberikan pengaruh yang signifikan. Biasanya suku bunga yang dibebankan bersifat flat (tetap), sehingga mulai dari awal hingga akhir pelunasan akan tetao sama. Untuk besar bunga, biasanya pihak bank memiliki kebijakan yang masing-masing berbeda.
  • Plafon dan waktu tenor yang diberikan agak terbatas. Biasanya untuk jumlah pinjaman yang ditawarkan tidak melebihi dari Rp 300.000.000 dengan waktu tenor yang juga relative pendek mulai dari 1-5 tahun sesuai dengan nominal pinjaman yang diajukan
  • Kekurangan lainnya adalah pinjaman ini berdasarkan pada status profesi maupun penghasilan yang dimiliki nasabah. Poin ini merupakan hal yang terpenting dalam mengajukan kredit KTA. Karena biasanya pihak-pihak bank hanya menawarkan pinjaman untuk karyawan/pegawai tetap, professional, maupun pengusaha yang mempunyai pendapatan tetap setiap bulannya. Dan pihak bank biasanya hanya menyetujui jika nasabah memiliki pendapatan tetap minimal Rp 2.000.000/bulan.

Jenis Jenis Suku Bunga Pinjaman Pribadi

Suku bunga dalam pinjaman uang pribadi bisa dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu tetap dan variable. Paham dan mengetahui tentang tingkat suku bungan pinjaman yang diambil menjadi  hal pertama yang harus diperhatikan bagi para peminjam sebelum mengajukan pinjaman. Kebanyakan pinjaman dana tunai yang ada di Indonesia umumnya menerapkan suku bunga tetap kepada nasabahnya.

1.      Kredit Personal dengan Bunga Tetap

Tingkat bunga tetap merupakan suku bunga yang sama dalam jangka waktu pinjaman. Dapat diartikan jika tingkat bunga akan tetap meskipun nantinya terjadi fluktuasi di pasar. Pinjaman dengan bunga tetap ini melindungi nasabah dari adanya pergerakan tingkat suku bunga. Jumlah pembayaran yang harus dibayarkan akan sesuai dengan perjanjian pinjaman hingga pinjaman tersebut dibayar penuh. Karena itulah jika peminjam ingin melakukan pembayaran lebih dari waktu yang ditentukan maka akan dikenakan biaya tambahan.

2.      Kredit Personal Dengan Bunga Variabel

Tingkat bunga variable merupakan pinjaman dengan suku bunga yang bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari tingkat suku bunga yang ada di pasar. Keuntungan dari jenis pinjaman ini adalah pihak peminjam bisa memperoleh keuntungan saat harga pasar pada di tingkat terendah. Namun hal ini dapat menjadi boomerang saat tingkat bunga di pasar naik dan peminjam harus membayar biaya bunga lebih tinggi.

Pilihan Tempat Pinjam Uang Pribadi

Mengajukan Pinjaman Di Bank – Salah satu tempat pinjam uang pribadi yang terbaik yang disarankan untuk anda adalah Bank. Apalagi saat ini ada banyak bank-bank di Indonesia yang menawarkan pinjaman tanpa agunan yang memudahkan bagi anda yang tidak memiliki aset untuk dijadikan jaminan. Nah berikut ini beberapa bank-bank di Indonesia yang menawarkan pinjaman pribadi lengkap dengan persyaratan yang diajukan.

BNI Fleksi

Bank BNI menawarkan pinjaman tanpa jaminan yang bisa didapatkan nasabah dengan mudah dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan yang bernama BNI Fleksi. Produk pinjaman dana tunai ini memiliki bunga pinjaman sebesar 1.22% per bulan (namun bisa lebih rendah saat ada promo) dengan plafond pinjaman hingga maksimal Rp 500.000.000. Dan untuk jangka waktu tenor maksimal hingga 15 tahun. Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon peminjam saat akan mengajukan pinjaman dana ini antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berstatus Pegawai AKtif
  • Telah menyalurkan pembayaran payroll di bank BNI
  • Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun, dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan/Keterangan dari instansi yang berwenang
  • Melengkapi formulir aplikasi pengajuan serta dokumen-dokumen persyaratan yang dibutuhkan 

Mandiri KTA

Bank Mandiri menyediakan pinjaman KTA yang memiliki penawaran menarik yang bisa dimanfaatkan bagi nasabah yang sedang membutuhkan dana tunai untuk keperluan mendesak. Tanpa Agunan dan cicilan ringan menjadi keunggulan utama dari Mandiri KTA ini. Limir kredit bisa mencapai Rp 200.000.000 dengan jangka waktu tenor hingga 3 tahun. Dan khusus untuk pegawai/karyawan yang menyalurkan gaji dengan menggunakan Bank Mandiri dapat diberikan waktu tenor hingga 5 tahun.  Adapun syarat-syarat yang diajukan dalam pengajuan pinjaman ini antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Minimal usia 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat kredit lunas
  • Memiliki penghasilan tetap minimal Rp 2.500.000, untuk nasabah payroll Bank Mandiri
  • Memiliki penghasilan tetap minimal Rp 3.000.000, untuk nasabah non Payroll Bank Mandiri
  • Limit kredit yang diajukan maksimal 5 kali dari Gaji

Permata KTA Speed

Pinjaman yang dikeluarkan oleh Bank Permata ini menawarkan persyaratan yang mudah dan dapat disetujui dalam waktu yang cepat. Plafond pinjaman yang ditawarkan hingga Rp 300.000.000 tanpa adanya jaminan apapun. Untuk jangka waktu pinjaman diberikan hingga 5 tahun. Adapun syara-syarat yang harus dipenuhi antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Minimal berusia 21 tahun dan maksimal 60 tahun
  • Memiliki penghasilan minimum Rp 3.000.000, dan khusus bagi karyawan Astra memiliki penghaslan minimum Rp 2.000.000
  • Melengkapi dokumen yang dijadikan syarat untuk pengajuan antara lain aplikasi lengkap, fotokopi KTP, Fotokopi NPWP ( untuk pinjaman diatas Rp 50.000.000), dan fotokopi kartu kredit (khusus bagi nasabah non Payroll

PITA-Pinjaman Tanpa Agunan Maybank Indonesia

Maybank Indonesia juga menawarkan pinjaman bagi para nasabah yang membutuhkan dana tunai dengan cepat tanpa agunan bernama PITA. Fitur-fitur yang dimiliki cukup menarik dan persyaratan yang dipenuhi juga tidak sulit. Pinjaman yang bisa diajukan hingga bernilai Rp 250.000.000 dengan cicilan bunga flat mulai dari 0.99%. Untuk jangka waktu pinjaman hingga maksimal 5 tahun. Dan yang lebih untungnya lagi adalah proses pengajuan pinjaman cukup cepat hanya 3 hari. Untuk syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  • Memiliki penghasilan minimal Rp 2.500.000, untuk yang berdomisili di Jabodetabek
  • Memiliki penghasilan minimal Rp 2.000.000, untuk yang berdomisili di luar Jabodetabek
  • Memiliki penghasilan minimal Rp 4.000.000 untuk yang berprofesi swasta dan professional
  • Memiliki masa kerja minimal 1 tahun
  • Melengkapi formulir serta syarat-syarat dokumen yang diajukan

KTA BCA

Produk pinjaman yang diberikan oleh bank BCA ini hanya khusus ditawarkan bagi nasabah Bank BCA yang sudah mempunyai kartu kredit dengan minimal pemakaian 1 tahun tanpa mengalami masalah kredit, yang dimaksud adalah pengguna kartu kredit memiliki riwayat kredit yang lancar. Dan ini juga diperuntukkan bagi nasabah yang menggunakan rekening Bank BCA untuk menerima gaji dari instansi/perusahaan, dimana tempatnya bekerja.  Bank BCA menawarkan plafond pinjaman hingga mencapai Rp 100.000.000 melalui produk pinjaman KTA BCA dan dalam jangka waktu pembayaran hingga 3 tahun. Sedangkan untuk bunga yang ditawarkan adalah 1-1,07% per bulan atau 12 – 12.84% per tahun, tergantung dari pilihan jangka waktu pembayaran. 

Dana Bantuan Sahabat-DBS Indonesia

Bank DBS Indonesia menawarkan produk kredit tanpa jaminan/agunan yang cukup menarik dan bsia dipertimbangkan yang bernama Dana Bantuan Sahabat. Untuk suku bunga yang ditawarkan cukup ringan mulai dari 0.95-1.49% tergantung dari nilai pinjaman yang diajukan. Dan tersedia pilihan untuk jangka waktu tenor yaitu 12,24, hingga 36 bulan. Pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp 5.000.000 hingga Rp 200.000.000. Dan untuk persyaratan  yang harus dipenuhi antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun hingga maksimal 55 tahun
  • Memiliki penghasilan minimal Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000 untuk yang berprofesi sebagai wiraswasta, karyawan, dan professional
  • Mempunyai limit kartu kredit minimal Rp 6.000.000 dan masa aktif minimal 1 tahun
  • Sudah bekerja dengan minimal 1 tahun dan berstatus pegawai tetap
  • Melengkapi dokumen-dokumen yang dijadikan persyaratan

Kredit Express- Bank Panin

Bank Panin menawarkan pinjaman tanpa jaminan yang bisa mudah didapatkan dan cepat dengan masa angsuran yang fleksibel hingga 3 tahun. Untuk plafond pinjaman yang ditawarkan adalah Rp 3.000.000-Rp300.000.000. Untuk bunga dan biaya yang dibebankan cukup kompetitif. Dan persyaratan-persyaratan yang harus diajukan antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun dan maksimun 55 tahun (untuk karyawan) atau 60 tahun (untuk pengusaha)
  • Memiliki penghasilan bersih Rp 2.000.000/bulan
  • Memiliki Tabungan di Bank Panin

Pinjaman Selain Tempat Pinjam Uang Pribadi

Pinjaman online

Selama ini kebanyakan orang mengajukan pinjaman ke bank sebagai solusi untuk mendapatkan pinjaman dana pribadi. Namun proses pengajuan pinjaman di bank yang berbelit dan persyaratan yang mudah membuat banyak pengajuan pinjaman ditolak. Karena itulah banyak orang yang kini beralih untuk mengajukan pinjaman secara online . Saat ini ada banyak penyedia pinjaman dana berbentuk Fintech, perusahaan yang memanfaatkan teknologi dalam menawarkan produk-produk keuangan yang inovaitf. Fintech dianggap sangat tepat untuk Pasar Indonesia meskipun banyak masyarakat Indonesia yang belum paham terkait model pinjaman online ini.  mengajukan pinjaman secara online  ini memang sangat memudahkan dibandingkan dengan pinjaman di lembaga perbankan.

Mengapa? Karena prosesnya dilakukan secara online. Sehingga anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengunjungi bank dan mengajukan pinjaman. Selain itu, proses pengajuan dan pencairan pinjaman juga terbilang cepat dengan persyaratan yang mudah.  Karena itulah tak heran jika pinjaman online sedang naik daun saat ini.

Untuk mengajukan pinjaman online, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar pengajuan pinjamana dapat disetujui. Dan untuk persyaratan pengajuan pinjaman online terbilang lebih mudah dan tidak rumit seperti pinjaman konvensional di bank-bank. Adapun persyaratan-persyaratan yang umum diajukan antara lain adalah:

  • Fotokopi KTP
  • Nomor HP Aktif
  • Fotokopi kartu kredit
  • Fotokopi buku rekening
  • NPWP
  • Slip gaji
  • Dll

Dan untuk persyaratan bagi yang ingin mengajukan pinjaman online ini antara lain adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal berusia 60 tahun di saat waktu tenor pelunasan
  • Memiliki pendapatan tetap, Rp 2.000.000/bulan

Cara Mengajukan di Pinjaman online

  • Mendaftarkan diri pada situs pinjaman online yang terpercaya di Indonesia. Nantinya calon peminjam diharuskan untuk mengisi form pengajuan pinjaman yang disediakan
  • Mengisi form dengan benar dan lengkap
  • Jangan lupa memilih nominal pinjaman, jenis pinjaman, dan waktu peminjaman
  • Siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sepertiyang dijelaskan diatas. Dan semua dokumen sudah berbentuk scan yang akan dikirimkan secara online.
  • Setelah data-data terkirim, pihak penyedia pinjaman akan melakukan verifikasi terkait data tersebut dan proses ini memakan waktu maksimal 3 hari. Namun ada pula beberapa situs penyedia pinjaman online yang hanya memakan waktu 1 hari saja
  • Jika permohonan pengajuan sudah disetujui, maka pihak peminjam akan diberikan pemberitahuan melalui sms, telepon, maupun email
  • Uang pinjaman akan langsung cair dan ditransfer pada rekening nasabah
  • Nantinya juga akan ada informasi tentang cara pembayaran pinjaman dan waktu pengembalian pinjaman

Kelebihan Pinjaman online

  • Salah satu kelebihan yang paling utama dari pinjaman online adalah proses pengajuan yang cepat dan mudah. Calon peminjam bisa menunggu waktu 1 hari saja untuk mengetahui apakah pinjaman disetujui atau tidak. Ini akan sangat menguntungkan bagi yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengunjungi bank
  • Pinjaman online tidak membutuhkan jaminan untuk syarat pengajuan pinjaman. Sehingga pilihan yang tepat bagi calon peminjam yang tidak memiliki aset atau barang berharga untuk dijadikan jaminan pinjaman
  • Ada banyak pilihan untuk pinjaman online yang dapat dipertimbangkan, mulai dari waktu tenor, nominal pinjaman, dan suku bunga. Calon peminjam bisa memilih pinjaman online yang sesuai kebutuhan
  • Proses pencairan dana pinjaman cepat, bahkan hanya dalam 1 hari saja. Sangat cocok bagi anda yang membutuhkan dana mendesak.
  • Persyaratan yang diajukan cukup mudah, bahkan tak jarang penyedia pinjaman online yang menawarkan pinjaman hanya dengan syarat KTp dan nomor Hp saja.
  • Nominal pinjaman dan waktu tenor yang ditawarkan juga snagat fleksibel. Memudahkan bagi nasabah yang menginginkan pinjaman sesuai dengan kondisi finansial
  • Sebelum mengajukan pinjaman, calon peminjam bisa melakukan simulasi kredit terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan finansial yang dimiliki. Dengan adanya simulasi kredit ini, calon peminjam dapat menghitung besarnya nominal pinjaman, bunga, dan jangka waktu peminjaman. Sehingga nantinya tidak aka nada permasalahan saat pembyaran cicilan ataupun gagal melakukan pembayaran. Setiap situs penyedia pinjaman online terpercaya pastinya mempunyai fitur ini pada halaman situsnya masing-masing.

Kekurangan Pinjaman online

  • Bunga hutang yang dibebankan cukup tinggi dibandingkan pinjaman konvensional bank. Namun besarnya bungan pinjaman memang sebanding dengan resiko besar yang didapatkan oleh penyedia pinjaman online
  • Nominal plafond pinjaman juga tidak begitu besar. Rata-rata Rp 500.000 hingga Rp 10.000.000. Dan kurang cocok jika anda membutuhkan pinjaman dalam jumlah besar
  • Pinjaman online akan sangat rentan mengalami penipuan karena pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apalagi banyak kasus-kasus penipuan yang mengatasnmakan pinjaman online yang membuat masyarakat ragu. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan memilih situs penyedia pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK
  • Ddata pribadi nasabah yang rentan disalahgunakan oleh situs pinjaman online abal-abal. Dan akhirnya akan merugikan pihak nasabah
  • Sulit untuk berkomunikasi saat mengajukan pinjaman karena semua proses pengajuan, pencairan, dan pembayaran cicilan pinjaman dilakukan online. Sehingga calon peminjam akan kesulitan untuk berkomunikasi langsung dan menanyakan lebih detail terkait pinjaman. Meskipun situs-situs pinjaman online sudah memberikan informasi yang rinci namun tetap saja akan lebih enak jika bisa berkomunikasi langsung
  • Cakupan wilayah masih sangat terbatas. Beberapa perusahaan yang menawarkan pinjaman online terkadang memberikan batasan untuk cakupan pelayanan nasabah. Dan kebanyakan hanya ditawarkan bagi masyarakat yang berdomisili di kota-kota besar

Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

Koperasi juga menjadi salah satu tempat pinjam uang pribadi yang bisa direkomendasikan dan menawakan pinjaman dengan cepat dan mudah bagi anda yang sedang membutuhkan dana, baik untuk modal bisnis maupun kebutuhan lainnya. Untuk mengajukan pinjaman di bank sebenarnya tidak sulit, bahkan syarat-syarat yang diajukan cukup mudah. Calon peminjam yang akan mengajukan pinjaman, harus mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi terlebih dahulu. Barulah kemudian calon peminjam dapat mengajukan pinjaman sesuai dengan nominal yang dibutuhkan. Pinjaman yang ditawarkan koperasi ini sesuai dengan tujuan utama dari Koperasi yaitu untuk mensejahterahkan anggota-anggota di dalamnya. Dan hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Koperasi no.25 tahun 1992.

Syarat Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

Untuk mengajukan pinjaman di koperasi, tentunya calon peminjam wajib untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang sudah ditetapkan. Adapun persyaratan yang wajib untuk dipenuhi bagi calon peminjam antara lain adalah:

  • Sah menjadi anggota koperasi maupun calon anggota koperasi
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Slip Gaji
  • Fotokopi Jaminan
  • Fotokopi Rekening Listrik

Setelah semua syarat-syarat sudah dipenuhi dengan lengkap, maka calon peminjam bisa mengikuti langkah-langkah mengajukan pinjaman di koperasi seperti di bawah ini:

  • Melengkapi dokumen-dokumen yang dijadikan persyaratan beserta proposal penggunaan dana pinjaman yang tertulis secara detail
  • Nantinya pengurus koperasi akan menganalisa dan mempertimbangkan tentang proposal pengajuan pinjaman. Apakah nantinya proposal pengajuan pinjaman calon peminjam sudah sesuai dengan prosesdur yang ditetapkan koperasi. Jika proposal pengajuan pinjaman bagus, maka akan sangat tinggi peluang untuk disetujui
  • Jika pengajuan pinjaman sudah disetujui maka calon peminjam harus mengisi akad pinjaman koperasi yang didalamnya tertulis mengenai besarnya nominal pinjaman dan kesepakatan waktu untuk mengembalikan pinjaman
  • Bagi yang berprofesi sebagai pegawai, tidak membutuhkan setor tunai karena bisa membayar cicilan pinjaman dari potong gaji. Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pegawai, baik negeri maupun swasta yang wajib untuk ikut menjaid anggota koperasi di mana dirinya bekerja.

Kelebihan Meminjam Di Koperasi

  • Proses pengajuan peminjaman di koperasi cukup mudah, karena tidak ada mekanisme atau prosedur yang terlalu banyak. Apalagi jika calon peminjam sudah banyak mengenal pengurus dari koperasi tersebut, maka proses pencairan pinjaman bisa lebih cepat
  • Jika semua persyaratan yang diajukan sudah disetujui, pinjaman bisa langsung segera dicairkan bahkan di hari itu juga. Inilah keunggulan yang dimiliki oleh koperasi yang mungkin tidak didapatkan di lembaga perbankan
  • Dapat mengajukan pinjaman tanpa memberikan jaminan. Hal ini memang tidak dilakukan oleh semua koperasi, namun sebagian besar koperasi menerapkan pinjaman tanpa agunan pada nominal-nominal tertentu. Sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi calon peminjam yang tidak memiliki aset untuk dijadikan jaminan
  • Suku bunga pinjaman cukup rendah karena memang tujuan koperasi adalah untuk mensejahterakan anggota-anggotanya. Sehingga tak heran jika besar suku bunga yang diberikan dalam peminjaman juga lebih rendah.

Kekurangan Meminjam Di Koperasi

  • Keterbatasan dalam bidang permodalan. Apalagi bagi koperasi yang masih baru berdiri,mengalami kesulitan dalam mendapatkan modal sehingga pengajuan pinjaman yang tersedia juga terbatas
  • Saat meminjam di koperasi, calon peminjam harus mengantri terlebih dahulu dan terkadang hingga memakan waktu beberapa jam. Hal ini karena banyanya masyarakat yang mengajukan pinjaman di koperasi
  • Untuk bisa mengajukan pinjaman ke koperasi, calon peminjam tentunya harus terdaftar sebagai anggota koperasi terlebih dahulu. Sehingga tidak semua orang dapat mengajukan pinjaman dana di koperasi. Sehingga bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman di koperasi, maka terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota dan memenuhi persyaratan yang ada seperti Warga Negara Indonesia, mematuhi segala kewajiban anggota koperasi, dan membayar iuran setiap bulan
  • Karena wajib menjadi anggota koperasi, maka peminjam juga harus membayar iuran wajib keanggotaan koperasi, yaitu membayar simpanan pokok dan wajib yang nominalnya sudah ditentukan masing-masing koperasi.

Mengajukan Pinjaman di Pegadaian

Tempat pinjam uang pribadi lainnya yang disarankan bagi anda yang sedang membutuhkan dana adalah di pegadaian. Pegadaian menjadi lembaga non bank yang sering dituju untuk mengajukan pinjaman. Namun untuk bisa mengajukan pinjaman, calon peminjam diwajibkan untuk memiliki jaminan untuk persyaratan peminjaman, seperti kendaraan, emas, dan barang-barang elektronik. Akan tetapi tak perlu khawatir karena barang-barang yang dijaminkan akan tetap aman di kantor pegadaian.

Untuk mengajukan pinjaman, calon nasabah harus membawa barang yang dijadikan jaminan dan pihak Pegadaian akan menaksir untuk nilai maksimal dana yang bisa dipinjamkan. Untuk kisaran bunga pinjaman sekitar 0,75% – 1,15%. Dan untuk waktu tenor yang ditawarkan juga cukup panjang hingga maksimal 120 hari. Ada 3 produk pinjaman dana yang ditawarkan PT. Pegadaian kepada masyarakat, antara lain adalah:

Kredit Cepat Aman (KCA),

  • jenis pinjaman yang paling terkenal dalam produk pinjaman yang ditawarkan PT. Pegadaian. Pinjaman ini menjadi solusi terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan dana dengan mudah, aman dan cepat. Kredit pinjaman ini menggunakan sistem gadai yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik produkitf maupun konsumtif. Plafond pinjaman yang dutawarkan mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 500.000.000. Proses pencairan dana juga sangat cepat, hanya 15 menit. Dan untuk waktu tenor pengembalian pinjaman maksimal hingga 4 bulan dan dapat diperpanjang dengan cara membayar angsuran dari sebagian nominal uang pinjaman. Dan untuk persyaratan yang dipenuhi antara lain adalah fotokopi KTP/SIM/Paspor, menyerahkan jaminan (jika kendaraan bermotor, cukup bawa STNK dan BPKP asli), setelah itu barulah peminjam dapat menandatangani Surat Bukti Kredit

Kredit Gadai Sistem Angsuran (KRASIDA),

  • pinjaman ini ditawarkan bagi masyarakat yang membutuhkan dana yang tidak sedikit dan mendesak. Untuk mengajukan pinjaman, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain adalah Fotokopi KTP/identitas diri lainnya, Fotokopi Kartu Keluarga, dan Jaminan. Ada beberapa keuntungan dari pinjaman KRASIDA ini, seperti plafon pinjaman yang mencapai 95% dari nilai taksir jaminan, pengembalian pinjaman yang cukup beragam mulai dari 6,12,24,36 bulan, angsuran yang dibayar setiap bulannya sama/tetap, dan plafond pinjaman yang ditawarkan Rp 1.000.000 – Rp 250.000.000

Kreasi,

  • pinjaman ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan modal untuk pengembangan bisnis. dengan menggunakan Sistem Fidusia, dimana barang-barang jaminan yang digunakan hanya diserahkan surat-suratnya saja. Namun untuk mengajukan pinjaman ini, calon nasabah haruslah sudah memiliki usaha yang masuk ke dalam kriteria yang ditetapkan Pegadaian. Dan untuk syarat yang harus dipenuhi antara lain adalah KTP atau identitas diri lainnya, kartu keluarga, surat nikah (bagi yang sudah menikah), dokumen kepemilikan barang, seperti BPKP asli, bukti pemilik hak tempat berjualan dan lainnya

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan