oleh

Terminator : Dark Fate (2021) – Penyelamat Franchise Terminator!

12 November kemarin ialah hari Ayah. Kamu belum sempat membelikan kado buat Ayah? Nah, jikalau kau bingung ingin mencari kado buat ayah, kamu mampu belikan mereka dingklik pijat di ruparupa.com & jangan lupa ajak nonton film Terminator juga di bioskop kesayangan kau!

Siapa sih yang ngga tau Terminator? Film wacana robot yg diantardari periode depan buat membunuh si Protagonis yg seharusnya menjadi penyelamat umat insan dari serangan massal oleh pasukan robot SkyNet. Franchise ini telah ada semenjak tahun 1984, yg dibintangi oleh bintang film terkemuka yang berasal Austria, Arnold Schwazenegger.

Nah, kali ini saya akan membicarakan film seri Terminator terbaru, yaitu Terminator : Dark Fate, apakah dengan kembali nya cast-cast original mirip Linda Hamilton & Arnold Schwarzenegger dapat menciptakan franchise Terminator kembali ke masa kejayaannya?

Tetapi, sebelum kau membaca, akan saya peringatkan kalau review ini mengandung SPOILER BERAT, jadi lebih baik tonton dulu filmnya, dan bagi kau yg memang telah kebal dengan SPOILER, yuk kalian bahas sama-sama!

Plot

Di Mexico City, sebuah Terminator berbasis “liquid” (cair) yg sudah dimodifikasi dengan istilah model Rev-9, diantardari abad depan buat membunuh seorang pekerja pabrik Dani Ramos, yg ternyata ialah pemimpin dari Human Resistance dalam melawan pasukan robot Legion. Pada ketika yg bersama-sama, Grace, seorang manusia cyborg dikirim juga dari abad depan buat melindungi Dani Ramos dari serangan Terminator tersebut yg sepertinya tidak dapat dihancurkan. Namun, mereka langsung menemukan derma dari sepasang sekutu yg tidak terduga, penyelamat dunia sekaligus buronan Sarah Connor, dan Terminator model T-800.

Terminator : Dark Fate (2019)

Akankah mereka sukses menghancurkan robot tersebut? atau malah Terminator Rev-9 sukses mengerjakan misinya?

Cast

Berikut ialah jajaran pemain Terminator : Dark Fate (2019)

Mackenzie Davis sebagai Grace

Terminator : Dark Fate (2019)

Natalia Reyes selaku Dani Ramos

Terminator : Dark Fate (2019)

Linda Hamilton sebagai Sarah Connor

Terminator : Dark Fate (2019)

Arnold Schwarzenegger sebagai Terminator T-800

Gabriel Luna selaku Terminator Rev-9

Review

Prologue film dengan adegan flashback di insiden Terminator 2 : Judgment Day, dibawakan sangat mulus bahkan tak membuat inti cerita dari film ini melenceng. Tetapi menurut aku, inti dari dongeng ini kurang lebih sama seperti film-film sebelumnya, adalah seorang Terminator yang tiba dari abad depan diperintahkan untuk membunuh seseorang yang nanti nya mulai menjadi pemimpin dari pasukan pemberontak robot di periode depan.

Kalau kau yang ingin mencari film agresi, film ini juga sangat sesuai! Karena tak ada sama sekali percakapan basa-bau yg menciptakan film terasa lebih lama! Dijamin, ngga bakal bosen!

Terminator : Dark Fate (2019)
Sarah dengan Dani

Good Action Sequences, but not the Best..

Film yg di direct oleh Tim Miller (Deadpool 1 & 2) ini pas banget untuk kamu yg lebih mengedepankan menonton film dengan Action Sequences, terlebih pecinta film Rated R (Rating film yang mewajibkan penonton dibawah umur 17 tahun bagi ditemani oleh orang bau tanah atau wali, menurut Motion Picture Association of America) dengan adegan yang berdarah-darah ciri khas dari si Director (Tim Miller) nya ini.

Dan, kenapa saya berani bilang bukan yg terbaik? Karena berdasarkan aku, adegan agresi seperti di film ini dapat kamu dapatkan di film Terminator yg yang lain. Kalau tak yakin, kau mampu menonton film T3, atau Terminator : Genysis.

No “Hasta la Vista, Baby”

Kalau kamu menonton Terminator 2, niscaya kau mengenang kalimat iconic yg diajarkan John Connor terhadap si T-800. Bad news guys, ngga bakal ada “Hasta la Vista” di film ini. Bahkan, scene Iconic di bawah ini tak ada juga di film ini.

Terminator : Dark Fate (2019)

Menurut saya, scene iconic ini membawa rasa emosional yg tinggi, bagaimana tak, seorang robot yang cuma bertugas menjalani misinya, hingga bisa mempunyai “perasaan” sehabis menjalani hari-hari nya bareng seorang manusia.

Penyelamat Franchise Terminator?

Kenapa mampu saya bilang “Penyelamat” dari Franchise Terminator? Meskipun beberapa reviewer film diluar sana berkata bahwa, film ini sama sekali tak menenteng kesan apapun dan sama mirip 3 film sebelumnya. Menurut saya, film ini melampaui dari ketiga film sebelumnya (T3, Terminator : Salvation, Terminator : Genysis) dari sisi dongeng tetapi bukan dari sisi aksi. Segi agresi yang sama saja tentu tidak “wow” banget , namun menurut saya, inti yg paling utama dari suatu film yakni bagaimana berjalanannya dongeng / plot dari film ini, bukan dari banyaknya agresi di satu film.

Kesimpulan

Meskipun Terminator : Dark Fate (2019) gagal untuk mencapai Box Office, tapi film ini berhasil menjinjing feeling nostalgia dari film T2, dengan kembalinya cast-cast usang mirip Linda Hamilton dan Arnold, serta hadirnya Edward Furlong (John Connor di T2) di scene flashback Prologue film ini serta mempunyai story (plot) yg santai buat dibawa.

News Feed