oleh

Small Act, Big Impact: For Home

Pernah mendengar ungkapan a house is made of wood and stone, but only love can make a home? Sebuah kutipan yg mengingatkan kami buat lebih mengasihi penghuninya dan juga mencintai tempat kami bernaung. Bayangkan dikala rumah Anda terisi sarat oleh barang-barang yang menumpuk tak karuan dan tak merefleksikan personalitas sang penghuni. Anda niscaya akan kesusahan bagi menikmati tinggal di rumah sendiri.

Lebih baik di sini, rumah kita sendiri.. Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa.. Semuanya ada di sini.

Yuk, kerjakan dua hal kecil untuk menciptakan rumah kian nyaman ditinggali!

1. Menjaganya Tetap Terlihat Rapi

Tak ingin bertambah tertekan ketika pulang ke rumah sehabis menghabiskan hari yang bikin capek di kantor? Caranya sangat mudah. Hanya dengan mempertahankan rumah tetap kelihatan rapi. Gunakan aneka rak serta kawasan peniyimpanan bagi menertibkan aneka macam barang yg rentan acak-acakan, mirip buku, majalah, dan koran, sepatu, baju kotor, sampai bumbu dapur.

2. Pajang Memorabilia

Foto piknik keluarga sampai trofi pertarungan catur di kompeks perumahan layak menerima tempat tersendiri di hati Anda. Pajang dalam lemari kaca sehingga lebih terlindungi dan memancarkan kesan Istimewa di antara interior rumah yg yang lain.

3. Tunjukan Sisi Personal

Pastikan rancangan rumah juga sudah sesuai dengan personalitas para penghuninya. Misalnya Anda merupakan seorang introvert, maka jangan gunakan teladan dekorasi yg ramai dan memiliki banyak warna yg hendak membuat Anda penat ketika memasuki rumah. Gantikan dengan hiasan bertemalebih lembut sesuai selera. Sebaliknya bila Anda adalah seorang extrovert, maka yg harus dijalankan merupakan membuat beberapa entertainment corner bagi para tamu Anda. Mulai dari ruang tamu penuh gaya, sofa dan peralatan sistem audionya, sampai meja makan yang mampu memuat pot-luck kagetan di selesai minggu.

4. Berikan Sedikit Sentuhan Alam

Secara psikologis, jiwa kalian mulai merasa lebih tenang saat menyaksikan keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa. Makara, mengapa tak membawa bagian alam masuk dalam interior kita? Hiasi meja makan dengan bunga segar dalam vas-vas hias elok atau coba kegemaran baru menanam dalam pot. Stress menyusut, rumah pun kelihatan kian nyaman.

5. Manfaatkan Cahaya dengan Tepat

Ketika menentukan pencahayaan buat rumah, cobalah bagi memikirkan suasana mirip apa yg hendak Anda bangkit dalam ruang-ruang tersebut. Dr. Sally Augustin-seorang Design Psychologist memamerkan beberapa pola memilih warna lampu yang mampu Anda jadikan tutorial dasar menentukan pencahayaan untuk aneka macam ruang dalam rumah Anda:

– Ruang kerja

Gunakan lampu bernuansa cool white, cool daylight, atau blue-white semoga mata dapat berfokus pada pekerjaan yang memerlukan daya evaluasi.

– Ruang Utama & Ruang Makan

Gunakan lampu bernuansa warm yellow sampai warm white, yg sesuai untuk mendukung Anda berinteraksi dengan anggota keluarga serta berpangku tangan di sofa.

News Feed