oleh

Pilah-Pilih Sampah Rumah Tangga

Meski sosialisasi yang mengajak warga buat menyeleksi sampah rumah tangga sudah kadang terdengar, namun sepertinya masih jarang warga yg menyeleksi sampah rumah tangganya dengan membedakan sampah organik dan anorganik. Mungkin buat sebagian orang kegiatan ini cukup susah dan tak terlampau berguna. Tapi tahukah Anda bahwa kegiatan menyeleksi sampah organik dan anorganik ialah aktivitas yang sungguh gampang. Nir perlu ongkos mahal dan ternyata menghadirkan banyak manfaat. Dengan memilah sampah rumah tangga, Anda mampu menerapkan gaya hidup sehat dan melatih diri untuk mempertahankan kesehatan serta kebersihan lingkungan rumah Anda. Selain itu, dengan Anda mengolah sampah organik dan anorganik bisa menghemat anyir tidak sedap pada ruangan rumah Anda. Sebab bila kedua jenis sampah itu tercampur dalam kawasan sampah yang sama, maka dapat menjadikan dan tidak mengurangi pekatnya wangi yang tak sedap.

Kedua jenis sampah tersebut memiliki beberapa faedah dan kegunaan yang berlawanan, maka ada baiknya bagi tak diaduk.

Jika Anda belum paham perbedaan antara sampah organik dan anorganik, sampah organik yakni sampah atau limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup seperti hewan, flora dan manusia. Sampah jenis ini termasuk sampah ramah lingkungan sebab mampu diurai oleh bakteri secara alami dan prosesnya tidak lama. Contoh sampah organik misalnya daun, sayuran atau kotoran hewan dan yang yang lain-yg lain. Ad interim sampah anorganik ialah sampah yg tak mudah membusuk atau terurai, seperti plastik wadah pembungkus kuliner, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya.

Untuk akan menyeleksi sampah rumah tangga, siapkan beberapa jenis tempat sampah buat sampah organik dan anorganik.

Gunakan tempat sampah yang berbeda warna buat masing-masing jenis sampah. Anda dapat juga menempelkan kertas bertuliskan barang-barang apa saja yg tergolong sampah organik dan barang-barang apa saja yg termasuk sampah anorganik. Hal ini disiapkan buat membuat lebih gampang mereka yg belum terlalu paham perbedaan sampah organik dan anorganik.

Karena sifat materinya, kedua jenis sampah rumah tangga ini memiliki cara pembuatan yang berbeda. Sampah anorganik dapat dimasak sendiri dengan mendaur ulang menjadi produk baru. Misalnya botol beling bekas wadah selai dapat digunakan selaku vas bunga, atau wadah bumbu dapur. Sedangkan sampah organik bisa dimasak menjadi pupuk kompos dengan cara gampang dan sederhana. Tak problem jikalau Anda mempunyai lahan yg sangat terbatas. Pengolahan sampah organik menjadi kompos bisa dilaksanakan dengan menggunakan bejana, pot, kaleng bekas atau sejenisnya.

Pertama-tama, untuk lubang di dasar wadah tersebut lalu letakkan di wadah (yg ukurannya lebih besar) yg mampu memuat rembesan air dari dalam. Masukkan sampah organik ke dalam wadah tersebut setiap hari. Taburi dengan sedikit tanah, serbuk gergaji atau kapur secara terjadwal. Setelah penuh, tutup wadah dengan tanah dan diamkan selama beberapa bulan. Wadah pun siap dijadikan pot dengan kompos di dalamnya sebagai media tanam.

Kini Anda sudah mengetahui perbedaan sampah organik dan anorganik serta betapa pentingnya menyeleksi sampah rumah tangga dan betapa gampang melakukannya. Jangan lupa sedang sosialisasi terhadap segala anggota keluarga di rumah supaya aktivitas ini menjadi hal yg umum dipraktekkan. Jika Anda membutuhkan kawasan sampah baru, Anda bisa temukan bermacam-jenis jenis tempat sampah di sini.

Selamat pilah-pilih sampah!

News Feed