Skip to main content

Tempat Pinjam Uang Yang Mudah 2020

Tempat Pinjam Uang Yang Mudah
5/5 (2)

Tempat Pinjam Uang Yang Mudah Terbaik 2020

Tempat Pinjam Uang Yang MudahPinjaman uang yang mudah dan cepat, tentunya menjadi harapan bagi setiap orang yang sedang membutuhkan dana pinjaman. Entah itu untuk kebutuhan biaya kesehatan, bayar sekolah, membayar tagihan listrik, biaya renovasi rumah, dan lainnya. dengan mudah dan cepatnya proses pengajuan pinjaman dana, tentu saja ini akan semakin mempercepat anda mendapatkan dana yang digunakan untuk mencukupi kebuuhan-kebutuhan yang ada. Hanya saja sayangnya tak banyak orang yang tahu bagaimana cara mengajukan pinjaman dana yang mudah dan tidak ribet. Dan pada kali ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai tempat pinjam uang yang mudah dan cepat yang bisa anda jadikan solusi terbaik.

Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

Baik di desa maupun di kota, Koperasi sangatlah mudah ditemukan. Sehingga tak heran jika banyak orang menjadikannya sebagai tempat pinjam uang yang mudah. Ada banyak jenis-jenis koperasi yang bisa ditemukan di sekeliling anda, dan salah satunya yaitu Koperasi Simpan Pinjam. Dengan mengajukan pinjaman di koperasi terdekat, nantinya anda bisa lebih menghemat waktu dan proses pengajuannya juga sangat mudah. Namun sebelum mengetahui bagaimana cara meminjam uang di koperasi, ada baiknya anda mengetahui bagaimana cara mengajukan pinjaman, syarat mengajukan pinjaman, dan hal lainnya yang berkaitan dengan mengajukan pinjaman di koperasi.

Syarat Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

Bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman di koperasi, maka anda harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan koperasi, seperti di bawah ini:

  • Menjadi anggota koperasi ataupun calon anggota koperasi
  • Mengisi formulit pengajuan pinjaman
  • Menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan seperti fotokopi KTP, fotokopi suami/istri (jika sudah menikah), fotokopi Kartu Keluarga, rekening listrik, slip gaji, serta jaminan. Misalnya saja jika anda ingin menjadikan kendaraan bermotor sebagai jaminan, maka anda bisa membawa BPKB kendaraan.

Setelah melihat persyaratan yang diajukan diatas, dapat dikatakan jika untuk mengajukan pinjaman di koperasi tentu saja anda harus mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi. Dan setelah melengkapi syarat-syarat diatas, maka anda bisa mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi. Setelah mendaftar sebagai anggota koperasi, anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Mengisi dan melengkapi formulir pengajuan pinjaman, yaitu dengan cara mengajukan proposal pengajuan pinjaman yang didalamnya tertuliskan tentang tujuan pengunaan dana. Misalnya saja anda ingin menggunakan dana pinjaman untuk modal bisnis ataupun lainnya.
  • Setelah proposal diterima oleh pengurus koperasi, nanti proposal anda akan dipertimbangkan apakah sudah sesuai dengan prosedur pinjaman yang ditetapkan pihak koperasi atau tidak
  • Jika pengajuan pinjaman dana anda sudah disetujui, anda akan diberikan akad pinjaman koperasi yang didalamnya tertuliskan nominal pinjaman dan tenggat waktu pembayaran yang sudah sesuai dengan kesepakatan bersama.
  • Setelah anda menandatangani akad pinjaman koperasi ini, pinjaman akan segera dicairkan

Cara Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

Setelah anda memenuhi segala persyaratan pengajuan pinjaman dana, maka kini anda harus mengetahui bagaimana awal mengajukan pinjaman ke koperasi.

  1. Hubungi Kontak Person Marketing Koperasi

Cara mengajukan pinjaman di  koperasi yang pertama, anda bisa menghubungi kontak person dari marketing koperasi. Anda bisa mendapatkan kontak person ini dengan menelpon pada nomor kantor koperasi, tempat anda mengajukan pinjaman. Setelah anda menghubunginya, anda bisa melakukan konfirmasi untuk melakukan transaksi. Namun jika tidak ada kontak person dari koperasi tersebut yang dapat dihubungi, maka anda bisa mengunjungi koperasi yang mempunyai loyalitas dan kredibilitas tinggi dalam melayani konsumen.

  1. Sampaikan Niat Dan Tujuan Meminjam Uang

Cara lainnya yang bisa anda lakukan adalah dengan mengajukan niat dan tujuan anda saat mengajukan pinjaman di koperasi. Anda bisa menanyakan langsung informasi-informasi terkait pengajuan pinjaman pada customer service koperasi. Jika anda baru pertama kali melakukan pengajuan pinjaman di koperasi, biasanya pihak koperasi hanya memberikan limit kredit pinjaman tidak terlalu besar, biasanya sekitar Rp 500.000- Rp 1.000.000. bahkan ada beberapa koperasi yang hanya memberikan pinjaman pertama sebesar Rp 200.000. namun setelah anda mengajukan pinjaman beberapa kali dan memiliki riwayat yang baik dalam melakukan transaksi pinjaman, maka nantinya koperasi bisa menaikkan limit pinjaman untuk anda. Sehingga dalam hal ini, faktor komunikasi, pemahaman, serta track record pinjaman anda menjadi catatan yang cukup penting.

  1. Data Administrasi

Sama seperti mengajukan pinjaman di tempat lainnya, anda harus menyiapkan berkas-berkas dokumen yang dijadikan sebagai persyaratan. Misalnya saja seperti KTP dan KK yang sesuai dengan domisili. Jangan lupa untuk bertanya kepada petugas mengenai syarat maupun petunjuk lainnya yang dibutuhkan saat mengajukan pinjaman. Intinya adalah sebagai calon peminjam, anda harus aktif untuk bertanya selama mengajukan pinjaman dana.

  1. Gunakan Rekomendasi

Anda juga bisa meminjam uang di koperasi melalui rekomendasi. Lalu bagaimana caranya? Saat anda ingin mengajukan pinjaman dana di koperasi, anda bisa mencoba mendapatkan rekomendasi dari kerabat atau teman yang mempunyai track record peminjaman yang baik. Jika anda menggunakan cara ini, maka besar kemungkinan jika pengajuan pinjaman anda nantinya akan disetujui dan dicairkan segera. Gunakan rekomendasi disini adalah untuk memudahkan anda mengajukan pinjaman. Namun jika anda datang dan mengajukan pinjaman tanpa adanya rekomendasi, sebenarnya masih bisa anda lakukan. Hanya saja anda harus sabar untuk mengantri karena pencairan dana bisa memakan waktu hingga beberapa hari.

  1. Proses Pencairan Dana Pinjaman

Saat pinjaman dana anda disetujui, maka nantinya pinjaman akan segera dicairkan. Dan tentu saja proses pencairan dana inilah yang paling ditunggu-tunggu bagi nasabah yang meminjam di koperasi. Dari total dana yang diajukan, biasanya sekitar 90% akan dicairkan dan 10% sisanya akan dimasukkan dalam tabungan. Potongan tersebut biasanya dapat diambil saat anda melakukan pelunasan pinjaman. Anda bisa menganggap persentase tersebut merupakan modal yang ditanam dan nantinya bisa kembali lagi kepada anda. Ini penting untuk anda ketahui dari awal sehingga anda tidak bingung saat proses pencairan dana pinjaman.

  1. Mengangsur Pinjaman

Dan saat dana pinjaman sudah dicairkan, maka tahapan selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah dengan mengangsur pinjaman per bulan. Umumnya koperasi memasang bunga cicilan yang agak tinggi, terutama untuk pinjaman dengan tenor singkat sekitar 1-3 bulan. Bunga pinjaman bisa mencapai 30%. Sehingga anda perlu mengetahui ini dari awal sehingga anda bisa memikirkannya matang-matang sebelum mengajukan pinjaman.

Kelebihan Mengajukan Pinjaman Di Koperasi

  1. Mekanisme Pengajuan Pinjaman Lebih Mudah

Jika dibandingkan dengan proses pengajuan pinjaman dana di bank, maka dapat dikatakan jika pinjaman di koperasi jauh lebih mudah serta tidak memiliki banyak mekanisme yang harus dilakukan. Apalagi bagi anda yang sudah mengenal banyak pengurus koperasi di dalamnya, proses pengajuan dan pencairan pinjaman bisa lebih cepat.

  1. Pengajuan Dan Pencairan Pinjaman Lebih Cepat

Tak hanya mudah, proses pengajuan dan pencairan dana pinjaman juga lebih cepat. Terutama saat anda sudah memenuhi persyaratan, maka pinjaman bisa segera dicairkan. Bahkan ada beberapa jenis pinjaman yang dapat langsung dicairkan pada saat itu juga. Inilah kelebihan meminjam di koperasi yang tidak ditemukan saat mengajukan pinjaman di bank.

  1. Tanpa Mengajukan Pinjaman

Meskipun tidak semua koperasi melakukan hal ini, namun ada beberapa pinjaman yang memiliki nominal tertentu yang tidak perlu jaminan atau agunan sebagai persyaratan. Ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang sedang membutuhkan dana pinjaman namun tidak memiliki aset untuk dijaminkan.

  1. Bunga Rendah

Suku bunga di koperasi terbilang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bank maupun lembaga keuangan lainnya. hal ini didasarkan pada tujuan utama dari berdirinya koperasi yaitu untuk mensejahterahkan anggota-anggotanya. Untuk itulah suku bunga yang diberikan dalam pinjaman uang lebih rendah dibandingkan lainnya.

Kekurangan Meminjam Di Koperasi

  1. Keterbatasan Dalam Modal

Salah satu kekurangan utama dari koperasi adalah keterbatasan di dalam bidang modal. Apalagi bagi koperasi yang masih baru berjalan, tentunya akan mengalami kesusahan dalam mendaoatkan modal. Dan tentu saja ini akan berpengaruh pada pengajuan pinjaman dana yang sangat dibatasi.

  1. Lama Mengantri

Karena kurangnya tenaga professional, tak jarang proses pengajuan pinjaman dana di koperasi cukup lama. Bahkan tak jarang orang harus rela mengantri untuk bisa mendapatkan pinjaman jika tidak memiliki rekomendasi

Meminjam Di Bank

Jika bertanya tentang tempat pinjam uang yang mudah, maka bank adalah salah satunya. Bank bisa menjadi solusi terbaik saat anda membutuhkan dana pinjaman. Namun terkadang banyak orang yang mengurungkan niatnya untuk meminjam uang di bank karena terlihat rumit ataupun tidak paham tentang prosedurnya. Padahal jika anda memahami alur mengajukan pinjaman di bank, anda bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah.

Cara Mengajukan Pinjaman Di Bank

  1. Tentukan Jenis Pinjaman

Perlu anda ketahui jika terdapat 2 jenis pinjaman yang ditawarkan pihak bank, yaitu Kredit Tanpa Agunan dan KMG (Kredit Multiguna). Kedua produk pinjaman ini tentunya sama sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu anda ketahui dengan baik.

  • Kredit Multiguna, pinjaman yang ditawarkan oleh pihak bank dengan mengajukan jaminan atau agunan. Untuk jenis agunan yang umumnya diberikan seperti sertifikat rumah/bangunan/tanah, BPKP kendaraan bermotor, sertifikat deposito, sertifikat saham, dan lainnya. dan jumlah pinjaman yang ditawarkan rata-rata sekitar 80% dari kisaran nilai jaminan.
  • Kredit Tanpa Agunan, pinjaman yang ditawarkan pihak bank tanpa menggunakan jaminan atas pinjaman tersebut. Namun calon peminjam harus mempunyai kepemilikan kartu kredit yang aktif minimal 1 tahun. Namun ada pula beberapa bank yang tidak menjadikan hal ini sebagai persyaratan. KTA memiliki masa pelunasa hutang yang lebih pendek dibandingkan dengan KMG. Hal ini dikarenakan jumlah pinjaman yang ditawarkan di KTA lebih rendah dibandingkan dengan KMG.
  1. Cek Status Finansial Anda

Setelah anda sudah memilih akan mengambil jenis pinjaman mana di bank, maka kini selanjutnya langkah yang harus anda lakukan adalah dengan mengecek status finansial yang anda miliki. Hal ini karena pihak bank pastinya akan melakukan BI Checking untuk mengetahui track record yang anda miliki. Jika anda tidak mengalami permasalahan dalam pembayaran di bank, membayar cicilan selalu tepat waktu, maka tentu saja BI Checking anda akan baik-baik saja dan pihak bank akan menyetujui pinjaman yang anda ajukan. Banyak pengajuan pinjaman yang tidak disetujui dikarenakan tidak lolos saat BI Checking. Perlu anda ketahui jika BI Checking ini adalah sistem informasi debitur yang didalamnya berisi histori keuangan dari pembayaran kartu kredit yang anda miliki. Sehingga ketika and apernah menunggak pembayaran kartu kredit atau kredit lainnya, maka ini akan terlihat pada Bi Checking

  1. Bandingkan Bunga Pinjaman

Ada banyak bank-bank di Indonesia yang menawarkan berbagai jenis pinjaman yang bisa anda jadikan pilihan. Namun tak banyak orang yang memperhatikan dengan baik perbedaan bunga pinjaman yang ditawarkan masing-masing bank. Banyak calon nasabah yang ingin pinjaman yang diajukan cepat disetujui. Padahal saat ingin mengajukan pinjaman di bank, bunga pinjaman adalah hal yang harus anda ketahui. Setiap bank menawarkan besaran bunga yang berbeda, rat-rata berkisar 1% – 2% setiap bulannya. Anda harus berhati-hati memilih dimana anda ingin mengajukan pinjaman. Pilih bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga kompetitif namun proses pengajuan juga tidak dipersulit.

  1. Sesuaikan Dengan Kemampuan Finansial

Saat ingin mengajukan pinjaman ke bank, pastikan anda juga menyesuaikannya dengan kemampuan finansial yang anda miliki. Ini terkait dengan pembayaran cicilan yang dilakukan setiap bulan. Hitung terlebih dahulu berapa pengeluaran yang wajib dikeluarkan setiap bulannya, setelah itu barulah anda bisa mengetahui nominal yang dapat anda sisihkan untuk pembayaran cicilan pinjaman di bank. Kemampuan pembayaran ini akan sangat mempengaruhi jangka waktu pelunasan. Semakin lama jangka waktu tenor yang anda pilih, maka akan semakin ringan pula cicilan setiap bulannya. Namun jumlah total hutang secara keseluruahn juga akan semakin besar, begitupula sebaliknya. Sebenarnya semakin cepat anda melunasi hutang ini akan sangat bagus. Namun jika terasa terlalu memberatkan anda, maka jangan dipaksakan. Akan lebih baik mengambil waktu tenor yang lama namun cicilan tetap berjalan lancar.

  1. Perhatikan Biaya-Biaya Lainnya

Dalam mengajukan pinjaman di bank, pasti akan ada beberapa tambahan biaya lainnya yang akan dikenakan saat anda mengambil pinjaman. Misalnya saja seperti denda saat anda telat melakukan pembayaran, denda saat melunasi hutang lebih cepat, biaya di awal pinjaman, biaya administrasi, dan lainnya. sehingga akan lebih baik untuk menanyakan kembali ke pihak bank mengenai biaya-biaya tambahan tersebut.

  1. Penuhi Syarat-Syarat Yang Diajukan

Saat mengajukan pinjaman di bank, tentu saja ada persyaratan yang harus dipenuhi calon nasabah. Masing-masing bank tentunya memiliki persyaratan yang berbeda. sehingga anda perlu mengetahui persyaratan-persyaratan tersebut agar pengajuan pinjaman disetujui. Adpaun beberapa syarat-syarat umum yang biasanya harus dipenuhi antara lain adalah;

  • Warga Negara Indonesia
  • Minimal usia 21 tahun
  • Dan untuk kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi antara fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, fotokopi slip gaji, fotokopi akta nikah (bagi yang sudah menikah), dan dokumen penyerahan agunan (bagi yang mengajukan pinjaman KMG)

Saat anda ingin mengajukan pinjaman di bank, maka anda harus benar-benar memberikan informasi sejujur mungkin. Jangan pernah membohongi maupun mencurangi pihak bank apalagi sampai memberikan informasi palsu. Ini akan membuat pihak bank tidak akan meloloskan pengajuan pinjaman anda. dan parahnya, anda bisa terkena permasalahan hukum saat bank mengajukan gugatan.

Kelebihan Meminjam Di Bank

  • Ada banyak varian produk pinjaman yang ditawarkan oleh bank. Mulai dari pinjaman tanpa jaminan, pinjaman dengan jaminan, pinjaman kredit kendaraan, kredit kepemilikan rumah, dan pinjaman lainnya. ini akan memudahkan anda untuk memilih jenis produk pinjaman yang cocok dengan kebutuhan anda.
  • Pinjaman di bank juga terbilang lebih terjamin dan aman. Hal ini dikarenakan semua proses pengajuan pinjaman di bank sudah diatur oleh Bank Indoensia dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan)
  • Karena bank ada dimana-mana, bahkan hingga ke pelosok desa sekalipun. Maka akan sangat memudahkan anda jika ingin mengajukan pinjaman di bank. Anda tak perlu repot dan bingung saat ingin mengajukan pinjaman. Cukup datangi cabang bank yang terdekat dari tempat tinggal anda saja dan ajukan pinjaman sesuai yang dibutuhkan
  • Perhitungan bunga pinjaman yang ditawarkan pihak bank lebih jelas. Sehingga membantu anda untuk mengetahui berapa besar cicilan bulanan yang harus dibayarkan.

Kekurangan Meminjam Uang Di Bank

  • Syarat-syarat untuk pengajuan pinjaman di bank terbilang lebih ketat dibandingkan pinjaman lainnya. namun ini seiring dengan tingkat keamanan yang tinggi. rasanya hal wajar jika pinjaman uang yang aman tentu akan menuntut persyaratan yang ketat. Ada beberapa dokumen yang harus anda lengkapi dan serahkan saat mengajukan pinjaman, dan ini harus anda penuhi sehingga pengajuan pinjaman anda nantinya bisa disetujui.
  • Selain syarat yang ketat, dokumen yang dilengkapi juga harus banyak. inilah kekurangan lainnya yang dimiliki saat mengajukan pinjaman di bank, karena proses nya yang terbilang agak rumit apalagi bagi yang belum mengetahuinya. Setelah anda melampirkan dokumen-dokumen persyaratan, maka nantinya data-data anda akan diverifikasi. Selanjutnya pihak akan segera menghubungi calon nasabah untuk proses selanjutnya. Dan tidak berhenti sampai disitu saja, nanti pihak bank juga melakukan survey yang memastikan jika data-data yang sudah anda kirimkan memang benar. Mulai dari datang ke rumah maupun menghubungi kantor anda.
  • Bagi yang mengajukan pinjaman dengan jaminan, maka resiko aset disita tentu saja ada jika anda gagal dalam melunasi pinjaman. Saat mengajukan pinjaman di bank biasanya anda akan diminta untuk menandatangani surat perjanjian yang didalamnya berisikan kesepakatan tentang penyitaan aset saat anda gagal membayar pinjaman. Jadi dapat dikatakan jika pihak bank tidak memberikan toleransi saat anda gagal membayar pada batas yang sudah diberikan
  • Anda bisa dikenai denda saat ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari waktu yang sudah disepakati. Ketika mengajukan pinjaman, maka sudah kewajiban bagi anda membayar cicilan setiap bulannya dengan nominal yang sudah ditentukan dan pada jatuh tempo yang ditetapkan. Dan ketika anda ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari jangka waktu yang ada, biasanya pihak bank bisa memberikan denda. Untuk besar nya denda beragam, tergantung dari kebijakan di masing-masing bank.

Mengajukan Pinjaman Di Pegadaian

Tempat pinjam uang yang mudah lainnya yang dapat direkomendasikan untuk anda adalah Pegadaian. Pegadaian merupakan lembaga tempat pinjam uang yang dilakukan dengan cara menggadaikan aset atau barang berharga yang kemudian didapatkan sejumlah pinjaman yang nilainya sesuai dengan nilai barang atau aset yang digadaikan. Barang-barang yang biasanya digadaikan adalah emas, barang elektronik, BPKB kendaraan, dan lainnya. untuk menggadaikan barang juga tidak sulit, anda hanya perlu melampirkan dokumen seperti KTP dan SIM. Setelah itu tinggal kunjungi pegadaian terdekat untuk mengajukan pinjaman. Setidaknya terdapat 3 jenis pinjaman yang bisa diajukan di PT Pegadaian.

KCA (Kredit Cepat Aman)

Jenis pinjaman dari Pegadaian ini memang yang paling populer. Sesuai dengan namanya, anda bisa mengajukan pinjmana dengan cepat dan mudah serta aman. KCA merupakan kredit dengan menggunakan sistem gadai, dimana diberikan kepada semua kalangan nasabah, baik untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif maupun produktif. Jika anda ingin mendapatkan pinjaman ini, maka anda hanya perlu untuk datang ke kantor Pegadaian dan membawa jaminan yang ingin digadaikan seperti laptop, emas, perhiasan, maupun barang elektronik. Plafond pinjaman yang ditawarkan mulai dari 50.000-500.000.000 rupiah. Dan tenang saja semua pencairan dana bisa dilakukan hanya dalam waktu 15 menit saja. Jangka waktu pinjaman diberikan maksimal 4 bulan dan bisa diperpanjang dengan mengangsur sebagian dari uang pinjaman.

Syarat-Syarat yang diajukan dalam pinjaman KCA ini antara lain adalah;

  • Fotokopi Kartu Identitas diri, seperti KTP/SIM/Paspor
  • Menyerahkan agunan/jaminan. Jika anda menggunakan kendaraan bermotor, maka anda diwajibkan membawa STNK dan BPKB asli.
  • Menandatangani Surat Bukti Kredit atau SBK

 KRASIDA (Kredit Gadai Sistem Angsuran)

Pinjaman Krasida ini sangat cocok bagi anda yang membutuhkan pinjaman dengan nominal yang tinggi. Untuk mengajukan pinjaman KRASIDA, anda hanya perlu untuk mendatangi kantor Pegadaian dan kemudian membawa dokumen-dokumen yang dijadikan sebagai persyaratan, seperti:

  • Kartu Identitas diri
  • KK atau Kartu Keluarga
  • Menyerahkan jaminan, seperti emas, perhiasan, BPKB kendaraan bermotor yang lengkap denga STNK dan faktur pembelian

Keuntungan pinjaman KRASIDA ini, nasabah bisa mendapatkan pinjaman yang nominalnya mencapai 95% dari taksiran jaminan. Dengan waktu pinjaman yang diberikan bervariasi, 6, 12, 24, dan 36 bulan. Nilai angsuran bulanan yang dibayarkan juga tetap dan bisa dilakukan pelunasan sewaktu waktu. Nilai pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 1.000.000 – Rp 250.0000.0000

Kreasi

Jenis pinjaman Pegadaian ini ditujukan bagi anda yang ingin mengembangkan bisnis dan usaha yang anda miliki. KREASI memberikan pinjaman dengan menggunakan sistem Fidusia. Dimana sistem barang yang digadaikan hanya berupa surat-surat saja, seperti BPKP Asli, fotokopi STNK, serta fkatur pembelian. Sehingga kendaraan masih berada di tangan anda dan dapat digunakan untuk keperluan berbisnis. Namun untuk mengajukan jenis pinjaman KREASI, anda harus mempunyai usaha yang masuk ke kriteria Pegadaian, yaitu salah satunya menjalankan usaha dengan minimal 1 tahun. Persyaratan-persyaratan yang diajukan dalam pinjaman KREASI ini antara lain adalah:

  • Identitas diri
  • Kartu Keluarga
  • Surat nikah (jika sudah menikah)
  • Dokumen Kepemilikan, misal BPKB asli, fotokopi STNK, faktur pembelian atau Bukti Pemilik Hak Tempat Berjualan

Proses pinjaman dana juga terbilang cepat dan mudah. Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan nominal yang besar, sekitar Rp 1.000.000 hingga Rp 200.000.000

Mengajukan Pinjaman Online

Sesuai dengan nama, jenis pinjaman online merupakan peminjamna dana yang proses pengajuan hingga pencairan dana semuanya dilakukan secara online dengan menggunakan internet. Sehingga anda tak perlu ke tempat yang menyediakan pinjaman langsung untuk mendapatkannya. Kini pinjaman online memang cukup marak di Indonesia. bahkan fintech-fintech yang menawarkan pinjaman online ini cukup menjamur hingga berjumlah puluhan. Fasilitas yang ditawarkan dalam pinjaman online adalah berbentuk KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Dimana anda bisa mengajukan pinjaman dengan mudah tanpa harus memberikan jaminan. Cukup regristasi pada website penyedia pinjaman online, melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk scan, dan kemudian mengajukan pinjaman. Nantinya pihak penyedia pinjaman akan melakukan verifikasi dan menghubungi anda dengan segera terkait persetujuan atau tidaknya pinjaman.

Syarat Mengajukan Pinjaman Online

Seperti mengajukan pinjaman di tempat lainnya, tentu saja ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat ingin mengajukan pinjaman online. tenang saja untuk persyaratan pengajuan pinjaman tidaklah serumit yang ada di bank atau lembaga lainnya. Rata-rata untuk pesyaratan yang dibutuhkan dalam proses pengajuan pinjaman adalah:

  • KTP
  • Nomor HP aktif
  • Fotokopi kartu kredit
  • Fotokopi buku tabungan
  • NPWP
  • Slip gaji
  • Dan lainnya

Namun ada pula beberapa penyedia pinjaman online yang hanya menawarkan pinjaman dengan syarat KTP dan nomor hp aktif saja Selain itu, untuk persyaratan bagi calon peminjam yang ingin mengajukan pinjaman antara lain seperti:

  • Warga Negara Indonesia, berusia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun saat pelunasan
  • Memiliki pendapatan tetap, minimal Rp 2.000.000/bulan. Akan tetapi kebijakan ini akan berbeda di masing-masing situs penyedia pinjaman online

Cara mengajukan Pinjaman Online

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengajukan pinjaman online dengan mudah:

  • Mendaftarkan diri pada situs perusahaan penyedia pinjaman online. pastikan memilih perusahaan yang terpercaya sehingga pinjaman yang anda lakukan juga aman dan nyaman
  • Mengisi formulir pengajuan pinjaman yang sudah tersedia
  • Masukkan data diri dengan lengkap dan benar. Pilih jenis pinjaman yang ingin diajukan, berapa besar nominal pinjaman, serta waktu pelunasan pinjaman
  • Jangan lupa menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk scan sehingga bisa dikirimkan dengan mudah secara online
  • Pihak penyedia pinjaman online nantinya akan melakukan proses verifikasi dari data-data yang dikirim. Untuk proses verifikasi data tidka terlalu lama dibandingkan pengajuan pinjaman ke bank, maksimal sekitar 3 hari kerja
  • Setelah pengajuan pinjaman disetujui, maka nantinya akan diberitahukan melalui sms, telepon, ataupun email
  • Uang pinjaman akan langsung dicairkan dan ditransfer ke rekening peminjam
  • Nantinya akan diinformasikan tenang cara pembayaran pelunasan pinjaman dan waktu tempo untuk pelunasan

Keuntungan Mengajukan Pinjaman Online

  • Proses pengajuan pinjaman online terbilang praktis, mudah dan cepat. Dan semua nya bisa dilakukan dalam 1 hari saja. Jelas ini berbeda dengan mengajukan pinjaman ke lembaga perbankan maupun non bank yang bisa memakan waktu hingga berhari hari atau berminggu- minggu. Dalam waktu sehari saja, nantinya anda sudah mengetahui apakah pinjaman yang diajukan sudah disetujui atau tidak. Bagi anda yang tidak memiliki banyak waktu, ini akan sangat membantu
  • Banyak jenis pinjaman online yang ditawarkan, anda bisa memilih pinjaman yang emmang sesuai dengan kebutuhan
  • Tidak ada jaminan sebagai persyaratan pengajuan pinjaman, sehingga aman bagi anda yang tidak memiliki aset atau barang berharga lainnya yang bisa diajukan sebagai jaminan
  • Proses pencairan dana juga cukup cepat, bahkan setelah informasi mengenai persetujuan telah keluar nantinya pencairan dana bisa dilakukan hanya dalam beberapa menit saja. Tak heran jika pinjaman online menjadi solusi yang cukup tepat saat kondisi sedang mendesak.
  • Persyaratan yang diajukan juga cukup mudah, rata-rata hanya dibutuhkan fotokopi KTP, fotokopi rekening tabungan, NPWP, nomor telepon dan lainnya.
  • Nominal pinjaman serta waktu pelunasan pinjaman yang diberikan sangat fleksibel. Memudahkan bagi calon peminjamn yang ingin meminjam sesuai dengan kondisi finansial yang ada
  • Anda bisa melakukan simulasi kredit terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman. Meskipun ini terdengar sepele, namun simulasi kredit menjadi alat abntu untuk mengetahui tentang kemampuan finansial yang anda miliki. Nantinya anda dapat menghitung berapa besar nominal pinjaman yang diajukan, beserta bunga cicilan dan waktu pinjaman. Tanpa melakukan simulasi kredit, bukan tidak mungkin jika anda bisa mengalami permasalahan saat pembayaran hutan akibat tidak sesuai dengan kondisi finansial yang anda miliki. Tenang saja, semua situs penyedia pinjaman online sudah memiliki fasilitas simulasi kredit pada halaman website masing-masing

Kekurangan Pinjaman Online

Tentu saja dibalik kemudahan yang ada, pinjaman online tetap terdapat resiko dan kekurangan yang wajib diketahui bagi calon peminjam.

  • Bunga pinjaman yang ditawarkan cukup besar, bahkan melebihi dari bunga pinjaman di bank. Hal ini karena ketetapan bunga pinjaman online tidak ditetapkan oleh Bank Indonesia, namun diserahkan kepada penyedia pinjaman online. namun besarnya bunga pinjaman memang sebanding dengan resiko yang didapatkan oleh situs pinjaman online. sehingga bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman, lakukan perhitungan terlebih dahulu dengan detail sebelum ingin mengajukan pinjaman online
  • Nominal pinjaman yang ditawarkan juga tidak begitu besar, rata-rata hanya sekitar Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000. ada beberapa penyedia pinjaman online yang menawarkan pinjaman hingga maksimal Rp 10.000.000. Ini kurang cocok jika anda sedang membutuhkan pinjaman dengan nominal yang besar.
  • Mengajukan pinjaman online sangat rentan mengalami penipuan. Ini terlihat dari banyaknya kasus-kasus penipuan yang berkedok pinjaman online. Sehingga banyak orang yang masih ragu dan khawatir untuk mengajukan pinjaman secara online. untuk mengatasi hal ini, anda bisa mengajukan pinjaman di situs pinjaman online yang sudah terpercaya dan terdaftar dalam OJk (Otoritas Jasa Keuangan). dan jika anda menemukan situs yang menawarkan pinjaman dengan persyaratan yang tidak masuk akal, maka hindari saja situs-situs tersebut
  • Data pribadi nasabah rentan untuk disalahgunakan dan ini masih berkaitan dengan kasus-kasus penipuan online. ada saja pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan data milik nasabah yang tersimpan dalam aplikasi pinjaman online kemudian disalahgunakan. Ini jelas akan sangat merugikan pihak nasabah karena pemalsuan dokumen bisa berakibat fatal dikemudian harinya. Sebenarnya anda bisa menghindarinya dengan tidak memasukkan data-data diri yang berkaitan dengan pin atau password perbankan. Situs penyedia pinjaman online yang asli dan terpercaya biasanya hanya meminta data seperti domisili, email, dan nomor handphone
  • Sulitnya untuk bisa berkomunikasi secara langsung menjadi resiko lainnya saat ingin mengajukan pinjaman online. meskipun semua informasi sudah tertulis detail, namun tetap saja akan lebih jelas saat nasabah bisa melakukan komunikasi dengan bertatap muka. Nasabah biasanya hanya bisa berkomunikasi melalui telepon, sms, atau email saja
  • Cakupan wilayah untuk layanan pinjaman online masih sangat terbatas. Banyak perusahaan penyedia pinjaman online yang hanya melayani pinjaman di beberapa kota-kota besar saja. Sehingga masih ada batasan bagi siapa saja yang bisa mengajukan pinjaman online
  • Meskipun ada banyak pilihan penyedia pinjaman online yang ada di Indonesia saat ini, namun tak semuanya terpercaya. Bahkan banyak pula yang merupakan situs abal-abal. Untuk itu pastikan dengan benar saat memilih situs penyedia pinjaman online. jangan sampai anda mengalami penipuan yang malah merugikan anda nantinya.

Nah itu tadi beberapa tempat pinjam uang yang mudah dan cepat yang bisa anda gunakan. Pilih tempat dan jenis pinjaman yang memang sesuai dengan kondisi finansial anda. jangan memaksakan diri mengambil pinjaman diluar dari kemampuan anda. Sehingga resiko gagal dalam melunasi pembayaran bisa anda minimalisir. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi anda.

Please rate this

Tinggalkan Balasan