oleh

Kredit Ultra Mikro Dianggarkan Rp 3 Triliun, Ini 7 Syarat Dan Ketentuannya

tempatpinjamuang-Pemerintah merencanakan budget untuk kredit Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp 3 triliun pada 2019 mendatang.

tempatpinjamuang-Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada tahun ini sudah terdapat 608 ribu usahawan mikro di seluruh Indonesia yang mendapat pembiayaan UMi. Pembiayaan tersebut bersumber dari APBN dan diberikan terhadap pelaku kerja keras kecil yang tidak punya kanal terhadap perbankan.

tempatpinjamuang-Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Marwanto Harjowiryono mengungkapkan, alokasi budget dari APBN untuk kegiatan pembiayaan UMI terus bertambah setiap tahunnya.

tempatpinjamuang-Pada 2017 pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,5 triliun, lalu pada 2018 naik menjadi Rp 2,5 triliun dan tahun 2019 kembali naik menjadi Rp 3 triliun.

tempatpinjamuang-Pada pelaksanaannya kredit ultra mikro ini dijalankan bareng dengan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), menyerupai PT Pegadaian, PT Bahana, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

tempatpinjamuang-Dengan demikian, pelaku kerja keras kecil yang memerlukan modal tak perlu mengakeses perbankan formal dengan optimal derma sebesar Rp 10 juta.

tempatpinjamuang-“Bedanya dengan KUR (Kredit Usaha Rakyat) kalau ultra mikro ini dananya betul-betul dari APBN. Kalau KUR didanai dari dana perbankan lalu pemerintah berbincang subsidi sehingga dana yang diterima itu tingkat bunganya relatif lebih rendah,” ujar Marwanto di Jakarta.

tempatpinjamuang-Sebagai informasi, berikut beberapa poin klarifikasi terkait pembiayaan UMi

1. Besaran derma atau plafon kredit

tempatpinjamuang-UMi mengucurkan dana optimal Rp 10 juta, sedangkan KUR mengucurkan optimal Rp 25 juta (mikro) dan Rp 500 juta (ritel).

2. Penerima pinjaman

tempatpinjamuang– UMi menyasar pelaku kerja keras ultra mikro, sedangkan KUR menyasar pelaku kerja keras kecil dan menengah.

3. Tenor derma

tempatpinjamuang-UMi menampilkan rentang waktu derma sampai 52 minggu, sedangkan KUR berbincang rentang waktu lebih dari 1 tahun.

4. Agunan atau jaminan

UMi gak meminta syarat jaminan atau agunan buat pembiayaan kelompok, sedangkan KUR mensyaratkan agunan atau pinjaman.

5. Pendampingan dan pelatihan

tempatpinjamuang-UMi mengharuskan adanya pendampingan dan pelatihan, sedangkan KUR gak mewajibkan.

6. Dukungan Pemerintah

tempatpinjamuang-UMi sanggup kucuran dana dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang diberikan ke LKBB dengan bunga 2-4 persen. Sementara KUR sanggup subsidi bunga dari Pemerintah.

7. Prosedur pinjaman

tempatpinjamuang-UMi gunakan prosedur LKBB, sedangkan KUR memakai prosedur perbankan.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Tags :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed