oleh

Harga Rokok Naik, Nasib Saham Rokok Diramalkan Akan Menyerupai Ini

tempatpinjamuang-Harga rokok udah naik nih, namun uniknya yakni saham-saham rokok justru gak mengalami koreksi yang signifikan menyerupai dikala pengumuman peningkatan cukai. Alih-alih turun, kini malah naik. 

tempatpinjamuang-Apakah ini ialah sinyal yang bagus bagi saham GGRM, HMSP, dan emiten-emiten rokok lainnya? Bisa iya, sanggup juga enggak lho.

tempatpinjamuang-Biar lebih lanjut, mari kita simak paparan perihal evaluasi saham rokok dari Senior Analis CSA Research Institute, Reza Priyambada. Berikut ulasannya.

1. Saat itu pelaku pasar berpikir produsen bakal sungguh terbebani

Harga Rokok Naik
Rokok (pixabay).

tempatpinjamuang-“Bukan cuma tahun kemudian cukai rokok itu naik, namun market senantiasa bereaksi, alasannya yakni itu. Mereka berpikir bahwa itu akan menjadi beban tinggi bagi produsen, namun nyatanya tidak. Beban itu justru diberikan pada konsumen,” ujar Reza dikala dihubungi tempatpinjamuang, 8 Januari 2019.

tempatpinjamuang-Reza menyertakan bahwa harga rokok naik pasti telah dipertimbangkan baik-baik oleh para produsen. Gak usah cemas deh intinya, pelaku pasar juga seharusnya gak perlu berlebihan dalam menanggapi fenomena yang satu ini. 

tempatpinjamuang-“Tinggal dilihat saja ke depannya, apakah mereka masih mau jadi pelanggan yang loyal apa tidak,” tambahnya.

2. Pemerintah gak sanggup melarang warga merokok

Harga Rokok Naik
Perokok (Shutterstock).

tempatpinjamuang-Walaupun harga rokok naik, Reza menganggap bahwa Pemerintah juga sepertinya gak sanggup melarang warga merokok. Hal itu mungkin cukup menguntungkan para emiten rokok.

tempatpinjamuang-“Dari kini cuma ada himbauan di poster atau di media yang lain seperti, ‘jangan merokok’ iklan pun masih ada cuma saja, iklan rokok memang gak bersinggungan langsung dengan rokok. Beda banget dengan zaman dahulu menyerupai iklan Marlboro yang berbincang seorang koboi merokok,” Lanjut Reza.

tempatpinjamuang-Kalau diperhatikan, ada benarnya juga sih. Iklannya mungkin berubah, namun iklan itu kan ujungnya penawaran khusus produk bukan?

3. Apakah harga saham mereka bakal balik wajar lagi menyerupai tahun lalu?

Harga Rokok Naik
Pertumbuhan saham (Ilustrasi by Pixabay)

tempatpinjamuang-Ini beliau pertanyaan yang bikin penasaran. Semua pasti tahu, GGRM sempat menjamah angka Rp 90 ribuan tahun lalu, namun kini harganya Rp 57 ribuan. 

tempatpinjamuang-Bahkan sempat menjamah Rp 49 ribu juga. Gimana gak bikin cemas penanam modal coba!

tempatpinjamuang-“Kenaikan harga rokok itu gak signifikan, begitu pula jikalau seorang pelanggan bermaksud menghemat konsumsi rokok perhari. Mungkin dahulu lima batang kini cuma tiga batang, itu artinya gak jauh beda kan jumlahnya,” terang Reza.

tempatpinjamuang-“Seandainya Pemerintah RI terpaksa melarang rokok, memaksimalkan cukai dan PPh langsung untuk produk ini, itu barulah mereka bermaksud membunuh industri ini pelan-pelan. Ini yang dianggap berbahaya (bagi emiten rokok) alasannya yakni sama halnya dengan suatu pukulan telak,” tandasnya.

tempatpinjamuang-Selama itu gak terjadi, ya pastinya semua masih kondusif terkendali. Reza pun berpendapat, masih ada kemungkinan harga saham GGRM dan HMSP juga sanggup kembali wajar di kemudian hari.

tempatpinjamuang-“Saat cukai naik, pelaku pasar khawatir, namun ketika pembukuan keuangan timbul kegundahan itu hilang. Di tahun 2014, salah satu emiten rokok (HMSP) menutup dua pabriknya dan melakukan PHK alasannya yakni ekspor jatuh, tetapi sehabis itu sahamnya malah kian memiliki dampak alasannya yakni ongkos operasional mereka berkurang. Semuanya ditinjau usai hadirnya laporan keuangan,” tambahnya. 

Asuransi & InvestasiAsuransi & Investasitempatpinjamuang-Gimana guys dengan pencerahan ini, harga rokok yang naik pastinya juga sanggup menghasilkan keuntungan dari emiten-emiten rokok ini meningkat lho. Apakah kau salah satu pemegang saham emiten rokok? Kalau ya, hold saja dahulu hingga pembukuan keuangan timbul ya. (Editor: Winda Destiana Putri).

Tags : , ,

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed