oleh

Jatuh Berdiri George Lucas Menenteng Star Wars Menembus Box Office

tempatpinjamuang-Siapa sih yang gak kenal dengan film Star Wars? Pertarungan serta teknologi peradaban luar angkasa yang ditampilkan bikin siapa pun terkesima.

tempatpinjamuang-Film yang pertama kali dibuat tahun 1977 itu masuk dalam gugusan karya terlaris sepanjang masa. Setidaknya ada 8 episode Star Wars yang sudah dirilis sejak di saat itu. Mulai dari grafis dan properti yang biasa saja, sampai yang modern Star Wars The Last Jedi yang mengatakan grafis super duper keren.

tempatpinjamuang-Film yang diciptakan dengan bujet murah pada di saat itu pun sekarang sudah memiliki banyak penggemar. Bahkan tak jarang yang terobsesi dengan peran-peran di dalam film tersebut. Dengan besar hati mereka menjinjing pedang merah menyala yang biasa disebut Lightsaber cuma untuk saling bercengkrama wacana film alien super abnormal tersebut.

tempatpinjamuang-Semua keberhasilan dan kefanatikan fanbase itu timbul berkat perjuangan seorang sineas jago dan jenius, George Lucas. Sebelum menggarap film Star Wars, Lucas sudah berulang kali memproduksi film yang lain sejak tahun 1965. Salah satu filmnya yang dilirik oleh Hollywood yakni American Graffiti dan berhasil menjangkau lima nominasi penghargaan bergengsi.

tempatpinjamuang-Nah keberhasilan American Graffiti ternyata menjinjing Lucas untuk memproduksi film Star Wars. Tapi di saat pembuatannya, ternyata banyak rintangan yang dihadapinya? Bahkan banyak penolakan pula yang sang jenius ini.

Baca juga: Hindari Risiko Tinggi, Ini 5 Cara Jitu Pilih Reksa Dana Terbaik

Star Wars lahir dari idealismenya kepada dunia Sci-Fi

Film Star Wars lahir dari idealismenya kepada dunia Sci-Fi
Star Wars lahir dari idealismenya kepada dunia Sci-Fi

tempatpinjamuang-Sebelum film Star Wars, pada tahun 1973 Lucas sudah berhasil dengan film American Graffiti. Film tersebut tergolong yang dibuat dengan bujet murah, tetapi berhasil masuk ke beberapa nominasi penghargaan bergengsi untuk film Hollywood.

tempatpinjamuang-Dikutip dari Astrumpeople, Pihak produser cuma mengeluarkan US$ 1,2 juta atau Rp 16 miliran, tetapi pendapatannya meraih US$ 55 juta atau Rp 778 miliaran. American Graffiti pun berhasil menjangkau lima nominasi di Academy Awards pada tahun 1973.

tempatpinjamuang-Kesuksesannya itu bikin beberapa produser berhasrat untuk menggunakan jasanya selaku sineas. Lucas pun ditawari untuk menggarap film superhero Flash Gordon, yang kemudian ia tolak mentah-mentah. Hal itu alasannya yakni ada idealisme dalam dirinya untuk bikin suatu film bergenre Sci-Fi. Dan disinilah permulaan mula film fenomenal Star Wars tersebut lahir.

Naskah Star Wars berkali-kali mendapat penolakan dari produser

Film Star Wars
Naskah Star Wars berkali-kali mendapat penolakan dari produser

tempatpinjamuang-Setelah keberhasilan American Graffiti, hal-hal berhubungan dengan luar angkasa, galaksi, planet-planet, robot, alien, dan pesawat melayang mutakhir senantiasa bermunculan di anggapan George Lucas setiap hari. Ide gilanya itu kemudian ia tuliskan di selembar kertas dari meja apartemennya. Hingga hasilnya keliarannya itu diberi judul Star Wars.

tempatpinjamuang-Naskah film pertamanya bernuansa peperangan antar galaksi itu diberi judul Star Wars: A New Hope. Lucas mulai sibuk mondar-mandir mengunjungi rumah produksi, berharap karyanya tersebut bakal mendapat antusiasme dari para produser dan mau mendanainya dengan duit yang banyak.

tempatpinjamuang-Tapi sayang, dikutip dari Goalcast, Lucas justru mendapat penolakan berkali-kali. Banyak produser yang menyatakan film tersebut sukar untuk dimengerti alias membingungkan. Bahkan, salah satu rumah buatan film fantasi belum dewasa Disney juga menolaknya.

tempatpinjamuang-Penolakan itu tak mengecilkan hatinya, ia optimis bahwa karyanya ini bakal fenomenal di masa mendatang. Salah satu peluangnya yakni produser yang membiayai film American Graffiti, yakni 21st Century Fox. Kabar gembira menyelimuti hari-hari Lucas, Fox bersedia untuk berinvestasi di karyanya untuk mewujudkan hal-hal abnormal dan gila wacana perang antar galaksi, robot berbicara, sampai alien yang jago bertarung dengan pedang sinar.

Baca juga: Hati-Hati! 5 Kata Sepele Ini Bisa Menghambat Karier Kamu Lho!

Minim bujet dan pakai barang-barang bekas selaku properti  

Film Star Wars
Minim bujet dan pakai barang-barang bekas selaku properti

tempatpinjamuang-Pada tahun 1974, Fox sepakat untuk berinvestasi di film Star Wars, Lucas pun mendapat nilai investasi pertama yakni cuma sekitar US$ 50.000 atau Rp 708 miliar, dan ia kemudian menulis sendiri skenarionya.

Agen Asuransi Mitra tempatpinjamuangAgen Asuransi Mitra tempatpinjamuangtempatpinjamuang-Hingga pada tahun 1976, ia sudah menyelesaikan pengerjaan skenario tersebut. Gak cuman satu bagian, ia justru membaginya menjadi 9 bagian. Dengan harapan, Fox mau mendanainya untuk bikin lanjutan Star Wars.

tempatpinjamuang-Anggaran pengerjaan film pertama pun hasilnya disepakati sebesar US$ 11 juta. Kalau untuk sekadar bikin film drama mungkin jumlah tersebut jauh dari kata cukup, tetapi untuk mendanai film Sci-Fi luar angkasa yang mesti menggunakan efek-efek dan perlengkapan mutakhir itu masih jauh dari kata cukup.

tempatpinjamuang-Kalau kau pernah nonton film ini niscaya tahu betapa banyaknya dan rumit properti yang ditayangkan dalam setiap adegannya. Nah properti-properti itu ternyata banyak yang dibentuk menggunakan barang-barang bekas. Pernah juga di saat ada badai, wilayah crew menyimpan properti itu hancur dan banyak yang rusak. Bukannya bikin yang gres lagi, mereka justru sepakat untuk membetulkannya dengan peralatan-peralatan seadanya.

Meraih keberhasilan dengan pemasaran meraih Rp 7 triliunan

Film Star Wars
Meraih keberhasilan dengan pemasaran meraih Rp 7 triliunan

tempatpinjamuang-Pada tahun 1977 hasilnya film Star Wars: A New Hope tayang. Siapa sangka jikalau film yang pernah dianggap tidak masuk logika dan abnormal ini berhasil sukses. Diputar di 32 bioskop di Amerika Serikat dan seluruhnya menjadi Box Office.

tempatpinjamuang-Dikutip dari Goalcast, pemasukan episode I ini meraih US$ 513 juta atau Rp 7 triliunan di seluruh dunia. Berkat kejeniusannya ini George Lucas mendapat banyak penghargaan, salah satunya yakni menjadi sineas terbaik tahun 1978. Penghargaan Best Editing Academy Award pun berhasil disabet di tahun yang sama.

Baca juga: Usung Konsep Zero Waste, Ini 5 Hotel Ramah Lingkungan Terbaik di Indonesia

tempatpinjamuang-Kesuksesannya ini bikin para produser berbondong-bondong meminangnya untuk menggarap lanjutan film Star Wars, dan inilah yang diidam-idamkan George Lucas. Beberapa dekade berikutnya kemudian episode-episode Star Wars bermunculan dan terus-terusan masuk daftar Box Office. (Editor: Winda Destiana Putri).

Tags : , , ,

News Feed