oleh

Dari Timnas U-19 Ke Liga Polandia, Ini Perjalanan Karier Egy Maulana Vikri

tempatpinjamuang-Nama Egy Maulana Vikri niscaya gak abnormal buat para penggemar sepak bola di Tanah Air. Pria kelahiran tahun 2000 itu yaitu salah satu pesepak bola paling mempunyai potensi yang dipunya Indonesia dikala ini.

tempatpinjamuang-Kini Egy sedang berkarier jauh dari Tanah Air. Dia dikontrak salah satu klub dari Polandia berjulukan Lechia Gdansk.

tempatpinjamuang-Bukan belakang layar kalau bintang tim nasional U-19 itu semakin tajir setelah ada di sana. Kabarnya, ia dikontrak oleh Lechia Gdansk sampai 2021 dengan nilai Rp 13 miliar setahun. Tapi itu gres kabar lho ya, belum ada pernyataan resmi juga soal itu.

tempatpinjamuang-Sempat pula dikabarkan kalau klub udah memberi Egy Maulana Vikri fasilitas rumah sampai mobil mewah.

tempatpinjamuang-Terlepas dari fakta atau masih gosip, apa yang dicapai Egy dikala ini yaitu buah dari kerja keras. Pria berdarah Medan-Belanda itu bahkan dikabarkan hampir gagal jadi pesepak bola!

tempatpinjamuang-Oh ya? Kenapa sanggup gitu? Simak aja yuk.

1. Putra mantan pesepak bola yang kini jadi pedagang

View this post on Instagram

Berikan yg terbaik dengan apa yang kau punya,dimana ada kemauan disitu ada jalan jangan pernah cepat puas dengan apa yang kau miliki,harus senantiasa berdoa,harus ingin lebih dari sebelumnya,harus ingin berguru menuntut ilmu dan berguru dari pengalaman yang bermanfaat dan tidak ada kata mengalah untuk mendapat semua yg kau harapkan percayalah proses tidak akan mengkhianati hasil Dan terakhir biar semua dikabulkan olehnya ALLAH SWT?? Aamiin YRA? #????? #manofthematch #alhamdulillah

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Egy Maulana Vikri ialah putra kedua dari tiga bersaudara. Menurut laporan dari situs Goal, rumah orangtua Egy di Medan juga jadi toko kelontong.

tempatpinjamuang-Ayahnya, Syarifuddin, yaitu mantan striker di PS Tirtanadi yang pensiun pada 2003 silam. Semenjak itulah, Syarifuddin beralih profesi menjadi seorang pedagang.

tempatpinjamuang-Meski udah pensiun, Syarifuddin tetap punya misi. Dia pengin menyebabkan putranya pemain sepak bola. Misi itu pun tercapai, dan sanggup dikatakan melampaui ekspektasi sebab Egy berhasil jadi pesepak bola kaliber dunia.

2. Egy Maulana Vikri dari dahulu pengin jadi pemain bola

View this post on Instagram

U14:)

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Main bola emang udah jadi kegemaran Egy sejak kecil. Dia gak terpikat buat menekuni profesi selain itu.

tempatpinjamuang-Ya masuk akal sih, wong dari kecil itu yang diajarkan sang bapak. Syariffudin pun memasukkan Egy ke Sekolah Sepak Bola Tasbi.

3. Sering di-php

View this post on Instagram

“if you can try you can make it,don’t give up????” #19

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Saat masih tinggal di Medan, Egy cukup dipahami berkat bermain di turnamen-turnamen lokal. Pada momen ini ia hampir hilang harapan.

tempatpinjamuang-Suatu ketika ia mesti melayang ke Jakarta bareng seorang biro pencari bakat. Selain diiming-imingi bakal tenar, ia juga dijanjikan bakal diterbangkan ke Swedia dan Malaysia. Egy pasti aja senang. Dia cepat-cepat buat paspor.

tempatpinjamuang-Namun apa yang terjadi? Egy ternyata ditipu. Dia malah diminta membayarkan duit dalam jumlah tertentu.

tempatpinjamuang-Di situlah Egy Maulana Vikri merasa terpukul banget. Menurutnya, udah gak ada lagi yang sanggup diperlukan dari sepak bola.

tempatpinjamuang-Egy jadi jarang latihan. Setiap hari usai pulang sekolah aktivitasnya hanya ngaji atau tidur.

4. Kembali bergairah sebab ayah

View this post on Instagram

“Mereka yang menguatkan???” #myfamily #bigboss

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Di dikala merasa terpuruk, sang ayah hadir menyemangati. Egy pun sadar bahwa dirinya emang mesti memburu karier di sepak bola buat menggapai impian.

tempatpinjamuang-Dia pun berjumpa dengan seorang berjulukan Subagja Suihan yang karenanya membawanya ke Jakarta. Subagja berjanji ke orangtua Egy kalau ia bakal bertanggung jawab.

tempatpinjamuang-Bagja pengin mengajak Egy pribadi ke Jakarta buat mengikuti audisi Timnas U-14. Semua ongkos akomodasinya ditanggung olehnya. Buat menyemangati Egy, Bagja bilang kalau ia gak bakal lagi diurus selama ada di Jakarta kalau gagal jadi pemain profesional.

tempatpinjamuang-Egy Maulana Vikri pun dititipkan ke Sekolah Atlet Ragunan.

5. Berhasil masuk Timnas dan jadi tenar

View this post on Instagram

“Belajar dari kesalahan untuk mecapai keberhasilan di masa depan Aamiin??” #semangatmenolakmenyerah? #keeplearning #vamosbrate?

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Egy Maulana Vikri tekun berlatih di Diklat Ragunan Jakarta. Dalam satu hari, ia sanggup latihan sampai dua kali, pagi dan sore.

tempatpinjamuang-Waktu liburnya yaitu Rabu sore, Sabtu sore, dan Minggu sore. Ketika libur, ia ke asrama buat beristirahat dan kadang jalan-jalan ke mal sama teman-temannya. Maklum deh, meski ganteng namun Egy dikala itu gak punya pacar.

tempatpinjamuang-Karena latihan dan bakatnya, Egy pun berhasil menjangkau mimpi. Dia masuk ke Timnas U-14, U-16, bahkan sampai di U-19.

6. Go internasional

View this post on Instagram

Alhamdulillah??????✔️ @lechia_gdansk #semangatmenolakmenyerah?

A post shared by Egy Maulana Vikri (@egymaulanavikri) on

tempatpinjamuang-Prestasi Egy Maulana Vikri yang cukup baik ternyata terdengar sampai ke Polandia lewat suatu media Inggris, The Guardian. Dalam postingan di media tersebut, Egy masuk ke daftar 60 pemain muda berbakat dunia.

tempatpinjamuang-Indra dan Dusan Bogdanovic, biro Egy, sempat menyampaikan kalau bergotong-royong gak hanya Lechia yang terpikat sama permainan Egy. Saint Etienne, Ajax, Legia Warsawa, Benfica, Sporting Lisbon, dan beberapa tim bola Eropa lain juga ikut melirik Egy.

tempatpinjamuang-Setelah lewat banyak sekali pertimbangan, karenanya opsi itu jatuh ke Lechia Gdansk. Walaupun tim yang udah bangkit tahun 1945 silam itu sedang bonyok sebab sempat dibantai Juventus 0-7 dan terancam degradasi, Egy dinilai sanggup banyak berguru di sini.

tempatpinjamuang-Indra berpikir, daripada bermain di tim besar namun minim jam terbang, mending main di Lechia dahulu namun sanggup jadi bintang. Di sana, Egy juga mendapat nomor kostum 10 loh.

FYI buat kau yang gak terlalu suka bola, nomor 10 itu salah satu nomor keramat buat klub. Biasanya nomor ini diberikan buat pemain yang emang paling andal dan punya pengaruh.

tempatpinjamuang-Masuknya Egy ke Lechia juga menjadi sejarah gres bagi dunia sepak bola Polandia. Pasalnya, Egy jadi satu-satunya pesepak bola Asia Tenggara yang bermain di Liga Polandia!

tempatpinjamuang-Seperti itulah usaha Egy Maulana Vikri. Perjalanan hidupnya sarat usaha dan dongeng memilukan, dan kini seluruhnya udah terbayar. Kisah Egy juga mengingatkan kita mengenai gimana pentingnya pemberian dari orang terdekat buat menjangkau mimpi.

 

Tags : , ,

News Feed