oleh

Ada Hal-Hal Yang Bisa Kau Minta Dari Perusahaan Selaku Upaya Memajukan Keterampilan

tempatpinjamuang-Kalau kepengen niat jadi pegawai rendahan seumur hidup, lebih baik stop baca goresan pena ini deh. Beneran, dibandingkan dengan buang-buang waktu! Beda masalah dong jikalau yang kepengen karirnya naik dari waktu ke waktu. silakan terus bacanya.

 

[Baca: 5 Alasan yang Fresh Graduated Bakal Makara Karyawan Terbaik]

 

 

tempatpinjamuang-Pertama, kenapa mesti punya karir cemerlang? Pasti jawabannya alasannya ingin honor ikutan naik. Sudah jadi rumus dari sananya, peningkatan honor cuma dirasakan mereka yang punya karir cemerlang alasannya ditopang skill yang mumpuni.

 

tempatpinjamuang-Siapa sih yang enggak kepengen gajinya double digit. Ingat ya, inflasi terus-terusan merongrong pendapatan. Sekarang jikalau mau hidup makmur dan sentosa minimal punya honor Rp 15 juta. Minimal honor itu sanggup buat punya rumah, beli mobil, hingga kawin lagi (eh yang terakhir lupakan).

 

[Baca: KPR Bisa Cair Kok untuk Karyawan Kontrak]

 

 

Terus gimana caranya mudah-mudahan perusahaan mau naikkan honor kita?

tempatpinjamuang-Jawabannya kerja yang tekun? Ya pasti saja dong. Cuma yang digarisbawahi konteks tekun di sini bukan sekadar kerja dengan prinsip ‘menggugurkan kewajiban’. Maksudnya, cuma sekadar menyelesaikan pekerjaan tanpa semangat. Pokoknya beres, habis gitu pulang tenggo.

 

tempatpinjamuang-Punya mindset begini bakal menyulitkan diri sendiri lho. Lagi pula ini masuk gaya kerja versi mekanis. Kerjakan A maka kesannya B. Begitu terus hingga kiamat. Sama sekali enggak berpikir kreatif mudah-mudahan kerja lebih efisien.

 

tempatpinjamuang-Tekun yang dimaksud di sini yaitu mesti tetap menyisipkan spirit untuk terus maju. Ada 1001 cara yang sanggup tempuh. Paling simpel yaitu mempergunakan jadwal upgrade skill yang diadakan kantor. Bahasa sederhananya yaitu diikutsertakan dalam jadwal training.

 

upaya mengembangkan keterampilan

Ayo yang semangat mas, mbak, mudah-mudahan naik gaji, hahaha! 

 

 

tempatpinjamuang-Ikutan training itu tolong-menolong menjadi hak karyawan. Dalam peraturan tenaga kerja telah dikontrol di mana tiap karyawan itu berhak memperoleh training atau training. Nanti sehabis training diperlukan sanggup mengembangkan kinerjanya di kantor yang dengan sendirinya menguntungkan kantor.

 

tempatpinjamuang-Maklum, biasanya perusahaan berinvestasi dalam pengembangan karyawan yang bentuknya macam-macam. Mulai dari pelatihan, sertifikasi, atau acara lainnya. Jadi, kau mesti tahu ada hal-hal yang sanggup diminta dari perusahaan selaku upaya mengembangkan keterampilan loh. 

 

tempatpinjamuang-Pastinya, training itu diubahsuaikan dengan jabatan dan keperluan setiap jenjang karyawan. Bahkan yang kelas rendahan pun juga berhak disertakan. Kemudian gratis alasannya ditanggung perusahaan. Pokoknya, upgrade skill itu hukumnya wajib jikalau mau improvement.

 

tempatpinjamuang-Kriteria selanjutnya mudah-mudahan sanggup hak training yaitu loyal terhadap perusahaan. Ya iyalah, mana juga perusahaan mau mencampakkan duit bayari training tetapi habis gitu karyawannya resign. Rugi dua kali lah. Sudah bayari, keterampilan karyawan tambah eh malah pindah ke perusahaan competitor.

 

tempatpinjamuang-Misalnya kerja selaku klerk. Karena rajin, tekun, dan loyal, kemungkinan besar bakal diminta perusahaan kursus perpajakan. Alasannya, memerlukan tenaga di bab itu. Kursus perpajakan akan memperbesar skill dong. Mulai dari perkiraan pajak hingga aturan mainnya.

 

tempatpinjamuang-Nah, gara-gara keterampilan barunya itu tak tertutup kemungkinan klerk tersebut bakal jadi manager perpajakan yang handal. Dengan sendirinya, penghasilan klerk naik dong alasannya diandalkan selaku manager.

 

upaya mengembangkan keahlian

Bersedia, siaaaap…yak! 

 

 

tempatpinjamuang-Apakah hingga di situ? Ya bakal panjang dong. Keahlian gres yang didapat itu bakal memperbesar portofolio di curriculum vitae. Portofolio itu sanggup jadi nilai tambah dibanding orang lain. Ya siapa tahu ada yang melirik sama portofolio yang kita miliki.

 

[Baca: Lagi Kesulitan Kerja? Ini Dia Jurusnya]

 

 

tempatpinjamuang-So, beneran kan rugi jikalau melakukan pekerjaan pakai prinsip ‘menggugurkan kewajiban’. Punya mindset begini bakal menyulitkan diri sendiri lho. Padahal karir di masa depan sungguh dipengaruhi dengan penampilan kerja dikala ini. Dan yang tak sanggup diabaikan yaitu upgrade skill. Gimana mau jadi manager jikalau skill yang dikuasai cuma itu-itu aja.

 

 

 

Image Credit:

  • http://reframepositive.com/wp-content/uploads/2015/06/pelatihan-soft-skill2.jpg
  • http://cdn-blog.jobs.id/wp-content/uploads/2015/02/How-To-Motivate-Your-Sales-Staff-QuintLoyalty-e1422761359231.jpg

News Feed