Skip to main content

Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin

No ratings yet.

Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin 2020

” width=”437″ height=”238″/>

 

|

 

 

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan|Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan |Cek Iuran dan saldo BPJS Kesehatan|Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan| Cara buat Iuran BPJS Gratis dan Turun}
|

 

Tempat Pinjam Uang Bagi Mahasiswa

|Tempat Pinjam Uang Mudah dan Aman|Tempat Meminjam Uang Tanpa Jaminan Apapun| Tempat Pinjam Uang Selain Bank|Tempat Pinjam Uang Rentenir Tanpa Jaminan|Tempat Pinjam Uang Tanpa Jaminan Apapun|Tempat Pinjam Uang Untuk Mahasiswa}

Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin Terpercaya

Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin – BPJS yakni kepanjangan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Di mana BPJS ini memang sungguh-sungguh dibutuhkan oleh beberapa masyarakat Indonesia. Contohnya jika seseorang mempunyai kartu BPJS Kesehatan maka dapat berobat dengan biaya yang murah di rumah sakit. Sebab memang pada lazimnya BPJS ini mempunyai iuran untuk dibayar dalam waktu per bulan. Tetapi malangnya tidak banyak warga Indonesia yang tahu bagaimana cara Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin gampang dan tidak ribet. Dan pada kali ini akan dibeberkan lebih lanjut mengenai Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin yang gampang dan pesat yang dapat kita jadikan solusi terbaik.

Selain BPJS Kesehatan, ada pula yang dinamakan BPJS Ketenagakerjaan. yang mana BPJS macam ini ialah diperuntukkan bagi para pekerja. Karena BPJS macam ini bertujuan untuk melindungi semua pekerja lewat program yang sudah ada. Program yang dimaksud adalah jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Ada juga tambahan program yaitu untuk pekerja yang kecelakaan dalam bekerja dan pekerja yang wafat.

Berapa Iuran BPJS Tahun 2020?

Pembayaran iuran BPJS 2020 ini tergantung dari program yang telah ambil oleh pekerja. Yang mana ada 4 program yang telah disediakan seperti yang diulas sebelumnya. Yang pertama, jaminan hari tua dengan besar premi yang dibayar sebesar 2 persen dari bayaran yang telah diterima. Kedua, jaminan kecelakaan kerja dengan pembayaran premi diperhatikan dari tingkat risiko kerja.

Seperti halnya dengan risiko kerja yang amat tinggi maka iuran yang dibayar 1,74 persen dari upah yang dimiliki. Ketiga, jaminan kematian dengan pembayaran iuran cuma 0,3 persen saja dari upah yang diterima atau setara dengan Rp 6.800. Keempat, jaminan pensiun ini diperuntukkan cuma untuk pegawai tetap saja. Pembayaran premi yang dibayar hanya 1 persen dari total gaji.

Selain itu, ada pula kabar yang beredar mengenai kenaikan iuran BPJS 2020, Namun rupanya tidak terjadi kenaikan harga BPJS. Sebab memperhatikan dari tujuan adanya BPJS ini adalah untuk meningkatkan beragam manfaat terhadap pesertanya. Di mana peningkatan yang dimaksud yakni pada program jaminan kecelakaan kerja serta jaminan kematian.

Cara Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin

Bukan cuma untuk pekerja yang berada di dalam negeri yang bisa mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. Namun pekerja di luar negeri juga bisa memilikinya dengan tujuan untuk melindungi pekerja tersebut. Daripada itu, ada pula saldo yang diberikan terhadap pekerja via BPJS yang dimiliki yang bisa di cek via online. Berikut ini yakni sebagian cara cek saldo ketenagakerjaan online.

1. Kunjungi Web Sah dan Menyiapkan Nomor KPJ
Langkah pertama yang dijalankan untuk cek saldo ketenagakerjaan secara online yakni dengan mengunjungi website resmi. Adapun website sah yang dimaksud ialah www.bpjsketenagakerjaan.go.id . Bukan hanya itu, pengguna juga dapat langsung mengunjungi halaman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id . Di samping hal itu, persiapkan juga nomor KPJ yang dimiliki.

2. Menu Layanan
Apabila situs sah telah terbuka dan tampil, maka tahap selanjutnya yaitu dengan klik menu Layanan Peserta. Di mana dalam menu tersebut peserta klik Pilih Antrian Kerja kemudian akan muncul tampilan untuk memilih antara BPJSTKU dan Antrian Online. Berdasarkan dengan tujuan pertama untuk menjalankan cek saldo, karenanya peserta memilih BPJSTKU.

3. Login
Saat telah klik semua instruksi tersebut, Kemudian akan muncul tampilan untuk login. Di mana menu ini menyediakan juga menu daftar untuk pengguna baru yang tidak mempunyai akun BPJSTK. Tetapi bila sudah memiliki akun maka bisa langsung memilih masuk memakai e-mail dan PIN yang telah dipakai pada saat mendaftar. Sehingga nantinya gampang terdeteksi oleh server.

4. Pilih Menu Lihat Saldo JHT
Setelah memasukkan e-mail dan kata sandi yang sudah dipakai pada saat mendaftar. Kemudian akan tampil bermacam-macam opsi di menu yang tersedia. Adapun menu yang dipilih buat mengecek saldo ketenagakerjaan yakni Lihat Saldo JHT. Selanjutnya yakni dengan memilih KPJ BPJS Ketenagakerjaan dan klik tombol Submit untuk mengecek saldo yang ada.

Syarat Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Yang Mesti Dipenuhi

Persyaratan mencairkan BPJS Ketenagakerjaan ada 2 macam yakni syarat untuk pencairan 10 ñ 30 persen dan pencairan 100 persen. Untuk pencairan 10 ñ 30 persen, syarat yang mesti dipenuhi yaitu peserta masih aktif sebagai pekerja dan bergabung selama 10 tahun. Selain itu, fotokopi BPJS TK, KTP atau paspor peserta, serta KK juga wajib membawa aslinya. Buku tabungan juga perlu dibawa.

Surat keterangan masih aktif sebagai pekerja yang didapatkan dari perusahaan juga diperlukan untuk persyaratan pencairan. Adapun untuk syarat pencairan 100 persen diperlukan pekerja sudah stop bekerja. Selain itu membawa kartu BPJS Ketenagakerjaan, surat paklaring, KTP, KK, dan buku tabungan juga dibutuhkan. kemudian wajib melampirkan pas foto 4 rangkap dengan ukuran 3◊4 dan 4◊6 begitulah Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin.

Yang Mesti Dipersiapkan Saat Claim BPJS Ketenagakerjaan

Cara claim bpjs cukup mudah, namun sebelum melakukanya harus menyiapkan bermacam-macam jenis syarat. Berikut ini rincian mengenai syarat atau yang harus dipersiapkan ketika akan claim BPJS:

1. Kartu Peserta
Kartu peserta yang dimaksud ialah kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki oleh pekerja. Di mana pekerja wajib membawa kartu itu dalam wujud asli atau dalam bentuk cetakan digital. Dengan tujuan untuk menentukan bahwasanya kartu tersebut memang benar milik dari pengguna bersangkutan yang akan mengajukan klaim.

2. KTP
Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga dibutuhkan sebagai syarat untuk claim BPJS Ketenagakerjaan yang akan diajukan. Di mana kebutuhan kartu KTP ini untuk melihat identitas asli dari peserta. Mulai dari nama aslinya, tempat tanggal lahir, beserta domisili daerah tempat peserta tersebut tinggal. Selain itu, dilengkapi juga dengan foto dari peserta.

3. KK (Kartu Keluarga)
Kartu Keluarga atau KK yaitu kartu yang sudah mencantumkan nama-nama dari satu keluarga. Di mana Kartu Keluarga ini telah dilengkapi dengan nama ayah dan ibu kandung dari seseorang. Bukan cuma nama orang tua saja yang tercantum, melainkan semua anggota keluarga dari peserta yang bersangkutan.

4. Surat Keterangan Kerja
Berikutnya yakni dengan melampirkan surat keterangan aktif bekerja. Di mana surat tersebut bertujuan untuk dibuat sebagai bukti bahwa peserta masih mempunyai status aktif dalam bekerja di suatu perusahaan. DaripadaSelain itu, surat keterangan kerja ini juga diperoleh lewat perusahaan tempat peserta itu bekerja. Sebab memang disediakan untuk hal tersebut.

5. Buku Rekening
Persyaratan selanjutnya adalah dengan melampirkan buku rekening. Di mana buku rekening ini memiliki tujuan yang hampir sama dengan tujuan pencairan. Dengan kata lain bahwasanya saldo yang dimiliki akan ditransfer ke rekening tersebut. Adapun rekening yang dimaksud yakni nomor rekening peserta yang masih aktif dan masih dipakai.

6. Foto Diri
Syarat dengan foto diri ini yakni foto peserta yang terkini. Foto ini juga memiliki persyaratan seperti wajah peserta wajib tampak dari depan. Dengan tujuan agar peserta dapat lebih gampang untuk dikenali. Adapun ukuran foto yang akan disertakan adalah 3◊4 dan juga 4◊6. Foto itu wajib dibawa peserta sebanyak kebutuhan.

7. Formulir Pengajuan JHT
Formulir ini dapat diisi di halaman website yang resmi. Di mana formulir pengajuan ini berisi nama komplit peserta yang pas dengan KTP. Selain itu, ada pula pengisian Nomor Induk Keluarga yang bisa dilihat dari Kartu Keluarga. Nomor KPJ, nomor handphone, alamat surat elektronik peserta juga diperlukan dalam pengisian formulir pengajuan JHT.

8. NPWP
Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP yaitu nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan untuk tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Semua Wajib Pajak yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif sesuai dengan ketetapan peraturan perundang-undangan perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak.

Prosedur & Cara Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin
Sesudah memenuhi beragam syarat yang sudah diatur untuk mengajukan pencairan. Maka pencairan itu akan di proses. Tapi sebelumnya mesti mengikuti berbagai cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga paparan berikut ini mengenai metode pencairan dari kartu BPJS Ketenagakerjaan yang perlu diketahui oleh pekerja.

1. Datang Ke Kantor Terdekat
Peserta hadir ke kantor BPJS Ketenagakerjaan merupakan cara pertama yang dilakukan sekiranya mau mencairkan kartu BPJS itu. Di mana sebelumnya peserta harus mengisi absen yang sudah disediakan terlebih dahulu. Dengan tujuan sebagai pencatatan dari kantor tersebut untuk mengenal siapa saja yang datang.

2. Membawa Semua Syarat
Yang benar-benar penting yaitu dengan membawa seluruh syarat yang telah ditentukan dan disiapkan sebelumnya. Karena tanpa adanya persyaratan tersebut maka pengerjaan pencairan tak dapat proses. Akan tetapi kalau persyaratan itu sudah dipenuhi maka pencairan bisa dengan mudah untuk dikerjakan oleh pihak kantor.

3. Mengisi Pengajuan Formulir Klaim JHT dan Mendapat Nomor Antrian
Selanjutnya ialah dengan mengisi formulir yang telah disediakan sesuai keperluan seperti untuk pencairan saldo. Di mana formulir ini berupa data diri atau identitas pekerja yang wajib diisi menurut kolom yang tersedia. Sesudah pengisian formulir dijalankan maka pekerja akan diberikan nomor antrian dan menunggu.

4. Mengerjakan Penandatanganan
Penandatanganan yang dimaksud yaitu menandatangani surat pernyataan yang disediakan. Di mana surat pernyataan ini berisi mengenai pernyataan pekerja hanya bekerja dalam satu perusahaan saja. Dalam artian pekerja ini tidak bekerja dalam dua perusahaan sehingga pencairan bisa dengan gampang dilakukan.

5. Cek Kelengkapan Berkas
Tahap selanjutnya adalah mengecek seluruh perlengkapan berkas yang dibawa yang digunakan sebagai persyaratan. Seperti halnya yang sudah dibahas sebelumnya bahwa tanpa berkas tersebut pencairan BPJS Ketenagakerjaan tak dapat dijalankan. Sebab tak adanya bukti yang dimiliki oleh pekerja yang bersangkutan untuk mencairkan saldo tersebut.

6. Melakukan Wawancara
Setelah seluruh berkas yang dimiliki sudah cocok dengan persyaratan dan sudah mengisi formulir pengajuan maka akan dikerjakan wawancara. Di mana wawancara ini dapat berisi mengenai pertanyaan alasan mau mencairkan saldo itu atau pun hal lainnya. Di samping menjalankan wawancara, ada juga foto yang wawancara yang mesti dilampirkan sebagai bukti.

7. Proses Transfer Ke Rekening
Tahap yang terakhir yaitu pihak kantor akan menjalankan proses transfer ke rekening pekerja yang sudah dilampirkan sebagai prasyarat. Perlu dikenal bahwa prose pencairan ini juga memerlukan waktu. Waktu yang digunakan lazimnya selama 7-14 hari sesudah wawancara yang dilaksanakan oleh pekerja itu saat ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Itulah penjelasan & informasi lengkap untuk BPJS Ketenagakerjaan yang perlu dikenal. Mulai dari metode cek saldo, syarat, pencairan, dan lain sebagainya. Karena hal tersebut memang benar-benar dibutuhkan bagi pekerja pemula yang belum mengenal banyak mengenai BPJS Ketenagakerjaan.

Kekurangan Mengajukan Pinjam

Tentu saja dibalik kemudahan yang ada, Pinjaman Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin konsisten terdapat resiko dan kekurangan yang harus dikenal bagi calon peminjam.

  • Bunga Pinjaman yang ditawarkan cukup besar, pun melebihi dari bunga Pinjaman di bank. Sesudah ini karena ketetapan bunga Kredit online tak diatur oleh Bank Indonesia, namun diserahkan kepada penyedia Pinjam online. melainkan besarnya bunga Pinjam memang sebanding dengan resiko yang didapatkan oleh situs Pinjam online. sehingga bagi anda yang mau mengajukan Kredit, lakukan perhitungan terpenting dulu dengan rinci sebelum berharap mengajukan Pinjam online
  • Nominal Pinjam yang ditawarkan juga tak seperti itu besar, rata-rata cuma sekitar Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000. ada sebagian penyedia Pinjaman online yang menawarkan Kredit hingga maksimal Rp 10.000.000. Ini kurang cocok jikalau pembaca sedang memerlukan Pinjaman dengan nominal yang besar.
  • Mengajukan Kredit online sangat rentan mengalami penipuan. Ini terlihat dari banyaknya kasus-kasus penipuan yang berkedok Pinjaman online. Sehingga banyak orang yang masih ragu dan khawatir untuk mengajukan Pinjaman secara online. untuk memecahkan hal ini, kita dapat mengajukan Pinjaman di situs Kredit online yang telah terpercaya dan terdaftar dalam OJk (Otoritas Jasa Keuangan). dan jikalau kita menemukan website yang menawarkan Kredit dengan persyaratan yang tidak masuk nalar, maka hindari saja situs-situs hal yang demikian
  • Data pribadi nasabah rentan untuk disalahgunakan dan ini masih terkait dengan kasus-kasus pembohongan online. ada saja pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memakai data milik nasabah yang tersimpan dalam aplikasi Pinjaman online kemudian disalahgunakan. Ini terang akan amat merugikan pihak nasabah sebab pemalsuan dokumen dapat berdampak fatal dikemudian harinya. Amati anda dapat menghindarinya dengan tidak memasukkan data-data diri yang berkaitan dengan pin atau kata kunci perbankan. penyedia Pinjam online yang absah dan terpercaya lazimnya hanya meminta data seperti domisili, surat elektronik, dan nomor handphone
  • Sulitnya untuk bisa berkomunikasi secara seketika menjadi resiko lainnya ketika ingin mengajukan Pinjaman online. meskipun semua info sudah tertulis detil, melainkan konsisten saja akan lebih jelas ketika nasabah dapat melaksanakan komunikasi dengan bertatap muka. Nasabah biasanya cuma bisa berkomunikasi via telepon, sms, atau surat elektronik saja
  • Cakupan kawasan untuk layanan Pinjaman online masih sungguh-sungguh terbatas. Banyak perusahaan penyedia Pinjaman online yang hanya melayani Pinjam di beberapa kota-kota besar saja. Sehingga masih ada batasan bagi siapa saja yang bisa mengajukan Pinjam online
  • Sedangkan ada banyak opsi penyedia Pinjam online yang ada di Indonesia dikala ini, melainkan tidak semuanya terpercaya. Bahkan banyak pula yang yakni laman abal-abal. Untuk itu pastikan dengan benar dikala memilih laman penyedia Pinjaman online. jangan sampai anda mengalami pembohongan yang bahkan merugikan anda nantinya.

SYARAT ORANG MISKIN YANG BOLEH MEMPEROLEH KARTU BPJS KESEHATAN GRATIS PIB

  1. tempat tinggal keluarga maksimal dari 8m2/orang.
  2. Lantai wisma hanya teridiri dari bambu/tanah/kayu murah.
  3. sekat rumah berupa tembok tanpa plesteran kualitas rendah.
  4. Tidak punya WC pribadi di tempat tinggal mestinya numpang dengan tetangga tangga lainya.
  5. Penerangan rumah tidak memakai listrik.
  6. minuman berawal air hujan air yang tidak terlindung dari tempat tinggal .
  7. Menggunakan bahan bakar kayu untuk memasak sehari-hari.
  8. Makan daging/susu/ayam hanya seminggu sekali.
  9. Dalam setahun hanya membeli satu setel pakaian.
  10. Makan hanya bisa satu atau dua kali dalam sehari.
  11. Tidak mampu bayar biaya berobat ke klinik atau puskesmas.
  12. Pekerjaan kepala rumah tangga berpenghasilan dibawah Rp.600.000,-/bulan, nelayan, buruh perkebunan, buruh bangunan, petani luas lahan kurang dari 500m2, buruh tani.
  13. kepala rumah tangga tidak sekolah/tidak lulus SD/ hanya lulus SD.
  14. Tidak punya barang yang bisa mudah serta cepat terjual dengan nilai Rp.500.000,-

Nah itu tadi sebagian penjelasan mengenaiCek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin yang gampang dan efisien yang bisa anda pakai. Pilih tempat dan macam Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin yang memang pantas dengan kondisi finansial anda. jangan memaksakan diri mengambil diluar dari kesanggupan anda. Sehingga resiko gagal dalam pembayaran dapat kita minimalisir. Semoga isu tentang Cek Iuran dan saldo BPJS Ketenagakerjaan Tapin dapat berguna bagi anda.

Please rate this