oleh

10 Faedah Asuransi Syariah Dan Laba Memilikinya

tempatpinjamuang-Salah satu faedah asuransi syariah merupakan menjadi pilihan bagi nasabah yang ingin ikut asuransi namun takut akan riba. Pasalnya, asuransi syariah merupakan produk asuransi yang menggunakan tata cara pengelolaan berbasis syariat Islam.

tempatpinjamuang-Produk ini berlainan dengan asuransi konvensional yang berorientasi pada profit. Tujuan asuransi syariah merupakan tolong-menolong antar sesama umat dengan hukum yang gak memberatkan peserta.

tempatpinjamuang-Kamu bisa mendapatkan asuransi syariah murah dengan gampang di tempatpinjamuang. Selain itu, lagi ada promo 15% untuk asuransi kesehatan, lho!

tempatpinjamuang-Lantas, apa sih faedah asuransi syariah dalam Islam yang gak bisa kau peroleh pada asuransi konvensional? Yuk simak ulasannya di bawah! 

Manfaat Asuransi Syariah bagi Kaum Muslimin

tempatpinjamuang-Berikut merupakan beberapa faedah asuransi syariah bagi kaum muslimin:

  • Menggunakan prinsip tolong-menolong
  • Bebas riba
  • Premi gak akan hangus
  • Bisa double claim
  • Bebas kontributor dasar bila gak bisa bayar
  • Lebih transparan
  • Proteksi gak berubah bila telat bayar
  • Pengelolaan dana wajib menurut syariat Islam
  • Nasabah sanggup pembagian laba secara adil
  • Wakaf

Menggunakan prinsip tolong-menolong

tempatpinjamuang-Pada asuransi konvensional, nasabah mengeluarkan duit premi terhadap perusahaan asuransi mudah-mudahan bisa mendapat ganti rugi bila terjadi risiko yang diasuransikan. Konsep ini disebut dengan risk-transfer, atau pengalihan risiko. Artinya, risiko yang semula milik nasabah sekarang ditanggung oleh asuransi.

tempatpinjamuang-Sementara itu, risiko asuransi syariah merupakan risk-sharing, di manasetiap peserta membayarkan duit dukungan dan terkumpul lah sekumpulan dana yang bakal dikontrol oleh perusahaan asuransi. Nantinya, dana tersebut akan disalurkan terhadap peserta yang mengalami tragedi alam dan memerlukan uang.

Bebas riba

tempatpinjamuang-Banyak yang menyampaikan bahwa asuransi konvensional masih mengandung riba, alasannya merupakan menukarkan harta dengan harta yang nominalnya gak seimbang (premi nasabah dengan klaim yang dibayarkan asuransi). 

tempatpinjamuang-Nah, di sinilah muncul faedah asuransi syariah bagi tertanggung yang unggul dibandingkan konvensional, yakni bebas dari riba. Alasannya, perjanjian dalam produk ini bukanlah menukarkan premi dengan duit klaim, namun bergotong royong antar sesama peserta. Jika ada peserta yang mengalami musibah, maka iuran para peserta yang terkumpul bisa digunakan untuk menolongnya.

Premi gak akan hangus

tempatpinjamuang-Manfaat asuransi syariah bagi tertanggung berikutnya merupakan premi atau iuran yang disetorkan peserta asuransi gak bakal hangus. Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi syariah akan mengembalikan iuran peserta kalau gak ada klaim selama masa pertanggungan.

tempatpinjamuang-Skema risiko asuransi syariah ini disebut risk-sharing atau pembagian risiko.Maksudnya, risiko yang dimiliki setiap peserta asuransi bakal ditanggung bersama.

tempatpinjamuang-Lantas, bagaimana perusahaan asuransi mengambil untung? Setiap menyetorkan iuran, akan ada ongkos pengelolaan dana sebesar 30 persen saja. Peran perusahaan di sini cuma selaku pengurus dana saja.

Bisa double claim

tempatpinjamuang-Manfaat asuransi syariah yang satu ini dipersiapkan oleh beberapa perusahaan. Apabila kau sakit dan BPJS Kesehatan cuma menanggung sebagian saja, maka kau bisa mengajukan sisanya ke perusahaan asuransi kesehatan syariah. Namun, memang gak semua produk menampilkan faedah ini sehingga kau perlu mengonfirmasinya dahulu ke biro atau broker.

Bebas kontributor dasar bila gak bisa bayar

tempatpinjamuang-Manfaat asuransi syariah lain yang gak ada di asuransi konvensional merupakan keleluasaan iuran dasar kalau peserta mengalami cacat total akhir sakit atau kecelakaan. Untuk mendapat akomodasi ini pada asuransi konvensional, kau mesti mengeluarkan duit premi lebih. Namun laba asuransi syariah merupakan hal ini ditemukan secara cuma-cuma.

Lebih transparan

tempatpinjamuang-Pengelolaan dana dalam asuransi syariah transparan, yakni sudah diputuskan sejak awal. Jadi, nasabah paham ke mana saja dana iuran mereka dialokasikan. Misalnya, ada yang diletakkan untuk investasi, ada yang untuk cadangan klaim.

Proteksi gak berubah bila telat bayar

tempatpinjamuang-Jika peserta telat mengeluarkan duit iuran asuransi, maka gak fungsi asuransi berlangsung menyerupai sebaiknya tanpa ada penghentian manfaat. Sementara itu pada asuransi kesehatan konvensional, nasabah bakal terkena serangkaian hukuman menyerupai pemblokiran status peserta bila terlambagt bayar.

Pengelolaan dana wajib menurut syariat Islam

tempatpinjamuang-Pengelolaan dana kumpulan peserta mesti dikontrol menurut syariat Islam. Misalnya, gak diinvestasikan ke perusahaan yang gak sesuai prinsip Islam, menyerupai judi atau produsen alkohol.

Nasabah sanggup pembagian laba secara adil

tempatpinjamuang-Sebagian dari dana kumpulan akan diinvestasikan oleh perusahaan asuransi. Nah, laba yang didapat dari investasi tersebut bakal dibagi secara adil terhadap setiap nasabah. Berbeda dengan asuransi konvensional, hasil investasi diterima oleh perusahaan saja.

tempatpinjamuang-Selain itu, surplus underwriting, atau selisih dan terkumpul dengan total klaim peserta pun akan dibagikan terhadap para peserta sesuai takaran masing-masing

Wakaf

tempatpinjamuang-Wakaf merupakan salah satu faedah asuransi syariah bagi penduduk yang gak ada di asuransi konvensional. Maksud dari wakaf merupakan penyerahan harta yang bertahan usang terhadap akseptor faedah selaku bentuk kebajikan. Jadi, produk asuransi syariah memungkinkan pesertanya ikut ikut serta dalam kebaikan.

Perbedaan Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional

tempatpinjamuang-Kendati laba asuransi syariah dan konvensional sama-sama pada merenggangkan risiko, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan. Berikut merupakan perbedaan asuransi syariah dengan konvensional.

  • Kontrak. Pada asuransi syariah menggunakan perjanjian tabarru’ yang cocok dengan syariat Islam, sementara pada asuransi biasa menggunakan tata cara transaksi antara penyerahan premi untuk mendapat pengalihan risiko.
  • Kepemilikan dana. Dana para peserta dalam asuransi syariah merupakan milih bersama. Sementara di asuransi konvensional, dana menjadi milik perusahaan asuransi.
  • Prinsip kerja. Asuransi syariah menerapkan prinsip pembagian risiko, jadi risiko ditanggung oleh semua peserta asuransi. Sementara itu pada konvensional, risiko dialihkan total terhadap perusahaan asuransi.
  • Peran perusahaan asuransi. Dalam asuransi syariah, tugas perusahaan merupakan cuma selaku pengurus dana saja. Sementara pada produk konvensional, perusahaan menjadi pihak yang menawarkan jasa.
  • Pengelolaan investasi. Asuransi syariah mengharuskan dana kelolaan cuma diinvestasikan pada instrumen halal saja. Pada konvensional, investasi bisa diletakkan di manapun.
  • Pembagian keuntungan. Keuntungan investasi dan surplus underwriting (selisih dana kumpulan dengan total klaim peserta) dalam asuransi syariah akan dibagi secara adil terhadap para peserta. Di produk konvensional, laba menjadi milik perusahaan asuransi sendiri.

tempatpinjamuang-Perlu kau ketahui bahwa ada banyak varian asuransi syariah, mulai dari proteksi jiwa, kesehatan, kendaraan, hingga properti. Setelah paham pentingnya asuransi syariah dan perbedaannya dengan asuransi konvensional, apakah kau tertarik berbelanja produk ini? 

Tanya Jawab

Apakah ada asuransi syariah?Ya, ada asuransi syariah, yakni produk asuransi yang menerapkan prinsip syariat Islam.Apa faedah asuransi syariah?Manfaat asuransi syariah di antaranya bebas riba dan gak merugikan kedua belah pihak, baik nasabah maupun perusahaan asuransi. Bagaimana penerapan asuransi syariah?Penerapan asuransi syariah dijalankan dengan prinsip tolong membantu antar sesama peserta menggunakan denah pembagian risiko. Sehingga, gak ada unsur riba di dalamnya. Peran perusahaan asuransi di dalamnya cuma sekedar pengurus dana saja, gak berorientasi profit.Tags : ,

News Feed