oleh

7 Kiat Menegaskan Kontraktor Rumah Yang Sempurna

Willy siap membangun rumah di atas tanah warisan kakeknya. Di kepalanya sudah terbayang rumah idaman yang berdiri di atas lahan kurang lebih 500 meter persegi. Dari sini, ia lebih tenteram pakai jasa kontraktor daripada borongan.

 

Cowok yang jadi manager di suatu perusahaan alat-alat berat ini condong mempergunakan jasa kontraktor alasannya yakni tak ingin ambil risiko dengan hasil pembangunan rumahnya nanti. Bukan memiliki arti mengecilkan tukang borongan, tetapi lebih aspek tenteram saja.

 

Ada empat argumentasi yang mendasari keputusan Willy itu.

 

Kontraktor punya skill dan kerjanya lebih terorganisir

Kontraktor yakni pihak yang terlatih dalam hal bangunan. Bahkan juga tahu dengan rincian setiap pekerjaan tergolong opsi material yang tepat.

 

Di samping itu, kerja kontraktor lebih terorganisir. Beda dengan pemborong yang semua orang sanggup mengaku-aku. Tak jarang, sukar pula untuk mengukur tolok ukur mutu kerja pemborong.

 

Ketepatan waktu

Ketepatan waktu penting di sini alasannya yakni molornya pembangunan sanggup memiliki arti keluar duit lebih banyak lagi. Kontraktor sendiri dalam melakukan pekerjaan terikat dengan persetujuan yang mencantumkan berapa usang pembangunan diselesaikan. Beda dengan borongan yang condong mengira-kira saja.

 

Kualitas hasil

Ajak kontraktor survei tanah dahulu sebelum dibangun.
Ajak kontraktor lihat tanah yang hendak dibangun rumah. Pulangnya, traktir kopi atau bakso.

 

Kontraktor yang bagus umumnya akan memberi garansi pengolahan atas bangunan yang sudah diselesaikannya. Dia berani menjamin akan menampilkan pengolahan cuma-cuma jikalau ada permasalahan dengan bangunan.

 

Tak perlu senantiasa mengawasi

Willy sadar betul tak mungkin menongkrongi pekerjaan tukang tiap hari. Misalnya saja mesti jadi mandor, beli material, awasi pekerja, dan lain sebagainya.

 

Maka itu, kontraktor sanggup membantunya menggantikan pekerjaan itu alasannya yakni sudah terlatih. Selain itu, rumah yang dibangunnya seluas 500 meter persegi yang cocok dipegang orang-orang profesional di bidangnya.

 

Itulah kenapa Willy akhir-akhir ini lagi sibuk mencari-cari kontraktor bangunan yang sempurna dan punya reputasi. Bagaimana pun ia tak ingin sembarangan kontraktor.

 

Berikut ini kiat menegaskan kontraktor rumah yang sesuai dengan harapan?

 

1. Berbadan hukum

Sebaiknya pilih kontraktor yang berbadan hukum, punya kantor jelas, dan surat izin resmi.  Maka itu langkah permulaan yakni menanyakan dan menilik legalitas kontraktor tersebut.

 

Reputasi kontraktor yang sudah berbadan aturan juga gampang dilacak dari pekerjaan yang sudah ditanganinya.

 

2. Cek hasil kerja

Kontraktor mesti sanggup diandalkan sepenuhnya.
Kontraktor mesti sanggup diandalkan sepenuhnya.

Cara yang kondusif menganggap hasil kerja kontraktor yakni mengunjungi eksklusif lokasi yang pernah dibangunnya. Jangan gampang yakin pada dongeng atau foto-foto bangunan yang disodorkan. Maka itu, luangkan waktu untuk menilik hasil pekerjaan kontraktror tersebut.

 

Tanya tempatpinjamuangUntuk Pertanyaan KeuanganmuBagaimana cara mengorganisir duit pesangon untuk korban PHK alasannya yakni Covid-19?Dijawab : Eko Endarto, CFP, RFABaca Selengkapnya

3.Banyak yang merekomendasikan

Mereka yang puas atas hasil kerja kontraktor niscaya tak segan-segan memberi rekomendasi. Ada baiknya himpun isu sebanyak-banyaknya akan sepak terjang kontraktor tersebut.

 

4. Ketahui semua orang yang terlibat

Kontraktor mungkin tak sanggup melakukan pekerjaan sendiri. Kemungkinan besar ia akan melibatkan pihak lain untuk beberapa pekerjaan terntu misalnya interior rumah, dapur, dan sebagainya. Ada baiknya mengenali dengan semua orang kontraktor itu bekerjasama.

 

5. Spesialisasi

Spesialisasi di sini tujuannya yakni kontraktor tersebut sudah biasa menjalankan bangunan jenis apa. Misalnya saja bermaksud bangkit rumah bergaya minimalis, maka direkomendasikan pilih kontraktor yang andal dalam bangunan gaya tersebut. Lain halnya bila bermaksud bangkit rumah gaya gotic, carilah kontraktor yang punya keutamaan dalam bangunan itu.

 

6. Bersedia terikat dalam kontrak

Kontraktor yang profesional umumnya akan menyebarkan persetujuan kerja. Isi persetujuan kerja ialah hasil musyawarah antara pemilik rumah dan kontraktor.

 

Agar gampang mengukurnya, usahakan menghasilkan persetujuan secara detail, terperinci, lengkap, dan pasti saja menguntungkan kedua belah pihak. Selain itu, persetujuan itu juga mencantumkan dengan terang kapan pembangunan dimulai, cakupan biaya, jenis material, dan tahapan pembayaran.

 

Satu lagi, garansi dari kontraktor juga mesti dimasukkan dalam persetujuan kerja. Jangan lupa bubuhkan materai mudah-mudahan kekuatan hukumnya semakin sip.

 

7.Memberikan garansi

Susun persetujuan kerja yang menandakan rincian pekerjaan kontraktor.
Pasal 1, 2, 3, dan seterusnya. Pokoknya just do it, ya pak kontraktor

 

Kontraktor yang bagus akan senantiasa memberi jaminan atas hasil kerjanya. Itulah kenapa mereka siap menampilkan garansi atas mutu hasil mutu bangunan. Garansi ini sanggup berupa pengolahan cuma-cuma jikalau ada permasalahan di kemudian hari.


Itulah kiat menegaskan kontraktor rumah yang menjadi pertimbangan Willy. Maklumlah, rumah yakni adalah investasi jangka panjang yang digunakan tidak dalam waktu singkat. Wajar kalau menegaskan kontraktor itu bukan pekerjaan asal tunjuk saja!

 

 

 

Image credit:

  • http://s853.photobucket.com/user/yizhargama/media/Tanah%20Ceger/IMG_2237.jpg.html
  • http://kontraktorinteriorjakarta.com/wp-content/uploads/2013/04/409580_10151338104404556_802348490_n.jpg
  • http://www.rpmtech.co.id/images/plts/rpm_plts_exp3.jpg

News Feed