oleh

Prosedur Pengajuan Kitas Dan Sanksinya Bila Tidak Mempunyai

Kitas yakni Kartu Izin Tinggal Terbatas yang wajib dimiliki oleh orang abnormal yang tinggal di Indonesia yang sebelumnya sudah mempunyai visa tinggal terbatas maupun visa izin tinggal kunjungan. 

Secara spesifik, Kitas lazimnya diberikan terhadap tenaga kerja abnormal di Indonesia atau menikah secara sah dengan warga negara Indonesia. Selain itu, Kitas diberikan terhadap anak dari orang abnormal yang menikah secara sah dengan warga negara Indonesia. 

Menteri Hukum dan HAM atau pejabat imigrasi yang ditunjuk ialah forum yang berwenang mempublikasikan Kitas. Biasanya, Kitas berlaku paling usang selama dua tahun. 

Prosedur Kepengurusan Kitas

Urus kitas

Untuk mengorganisir Kitas, ada beberapa mekanisme yang mesti dilalui. Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.

1. Permohonan Kitas

Permohonan Kitas diajukan oleh warga negara abnormal atau penjaminnya terhadap Pejabat Imigrasi yang ditunjuk di wilayah tempat tinggalnya. Warga negara abnormal mesti mengisi data dan melampirkan persyaratan. 

2. Persyaratan Kitas 

Untuk mengorganisir Kitas, ada syarat bagi warga negara asing, yakni surat penjamin dari pemohon yang ditujukan terhadap Kepala Kantor imigrasi setempat. Kemudian, adanya surat domisili dari pemerintah daerah atau asal negara. 

Syarat yang lain yakni menyediakan pas foto berwarna modern ukuran 2×3 cm sebanyak empat lembar dan paspor asli. Sertakan pula fotokopi foto pribadi, halaman biodata, cap kedatangan, dan visa.

3. Batas waktu Kitas

Untuk mendapat Kitas, warga negara abnormal mesti mengajukan tuntutan paling lambat 30 hari sejak tanda masuk diberikan. Jika melalui rentang waktu tersebut, warga negara abnormal bakal dikenai hukuman berupa ongkos beban sesuai undang-undang yang berlaku.

4. Pemeriksaan Kitas

Jika warga negara abnormal sudah melengkapi data dan persyaratan, maka tuntutan Kitas sanggup diajukan terhadap Pejabat Imigrasi yang ditunjuk. Nantinya, Pejabat Imigrasi bakal menyidik tuntutan Kitas yang sudah diajukan.

5. Penerbitan Kitas

Jika tuntutan Kitas sudah menyanggupi kriteria yang ditetapkan Kantor Imigrasi, maka Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi bakal mempublikasikan Kitas. Biasanya, Kitas diterbitkan paling lambat empat hari kerja sejak tuntutan diterima secara sah.

Sanksi bagi Warga Negara Asing Tanpa Kitas yang Sah

Negara asing

Semua warga negara abnormal wajib mempunyai Kitas. Jika tinggal di Indonesia dan tidak mempunyai Kitas,  maka pemerintah akan menyediakan sanksi. Ada dua hukuman yang dijatuhi pemerintah bagi warga negara abnormal yang tidak mempunyai Kitas yang sah, yakni :

1. Sanksi administratif 

Pejabat imigrasi sanggup menyediakan hukuman tata kelola terhadap warga negara abnormal yang tidak mempunyai Kitas sah. Adapun, hukuman tata kelola berupa pencantuman dalam suatu daftar:

  • Pencegahan atau penangkalan.
  • Pembatasan.
  • Perubahan atau penghapusan izin tinggal.
  • Larangan untuk berada di satu atau beberapa tempat tertentu di wilayah Indonesia.

Ada juga hukuman tata kelola berupa kewajiban untuk bertempat tinggal di suatu tempat tertentu di wilayah Indonesia; pengenaan ongkos beban; dan/atau deportasi dari wilayah Indonesia.

2. Sanksi pidana 

Warga negara abnormal sanggup terjerat hukuman pidana berupa eksekusi penjara dan denda kalau tidak mempunyai izin tinggal. Apalagi kalau warga negara abnormal tersebut melakukan pekerjaan di Indonesia tanpa mengantongi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Sanksi untuk pelanggaran tersebut berupa eksekusi penjara paling usang lima tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

Seorang warga negara abnormal yang ingin tinggal atau melakukan pekerjaan di Indonesia dalam waktu tertentu wajib mempunyai suatu Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Kitas. Jika kita mempunyai perusahaan yang memberdayakan orang asing, semestinya jangan hingga lupa untuk menolong kepengurusan Kitas mereka agar status mereka tetap legal untuk berada di Indonesia.

Tags : , ,

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed